Pelebaran Jalur Pantura Gending, Optimistis Rampung Bulan Depan

DIGARAP: Sejumlah pekerja menggarap peningkatan dan pelebaran jalan di Jalur Pantura, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Selasa (22/10). (Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GENDING, Radar Bromo – Proyek rekonstruksi jalan di Jalur Pantura, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, terus dikebut. Hingga kemarin, pelebaran dan peninggian jalan nasional itu sudah mencapai sekitar 95 persen. Diperkirakan, masih ada 800 meter jalan yang belum digarap.

Hambatan proyek pelebaran jalan ini sempat terbentur dengan lahan milik warga. Namun, persoalan itu sudah tuntas. Pengerjaannya tidak perlu menunggu pembebasan lahan. Tetapi, diputuskan pelebaran jalan disesuaikan dengan lahan yang ada. Kekurangannya dialihkan ke sisi selatan. Mengingat proses pembebasan lahan tidak bisa dilakukan secara bersamaan.

Koordinator Pengawas dari PUPR Provinsi Jawa Timur Candra Hervin mengatakan proyek rekonstruksi Jalan Raya Gending sempat diperkirakan molor. Sebab, adanya hambatan berupa lahan warga yang terkena pelebaran jalan. Namun, kini berubah. Pengerjaannya tidak perlu membebaskan lahan milik warga.

Menurutnya, pelebaran jalan menyesuaikan lahan yang tersedia. Kekurangannya dialihkan ke sisi selatan. “Tidak lebar kok pelebaran yang terkena lahan warga, tidak sampai satu meter. Persoalan itu sudah bisa diatasi dengan dialihkan ke sisi selatan,” ujarnya.

Candra mengatakan, proyek jalan nasional ini diperkirakan sudah mencapai 95 persen. Pihaknya optimistis pengerjaannya selesai sebelum masa kontrak habis. Dalam perjanjian kontraknya, proyek ini ditarget rampung pada akhir Desember 2019. Namun, pihaknya menyakini akan rampung bulan depan.

“Pengerjaan beton yang tersisa hanya berkisar sepanjang 800 meter. Kami perkirakan bulan depan sudah rampung,” ujarnya. (mas/rud)