Warga Sadengrejo Tagih Janji Pelaksana Tol untuk Rubah Posisi Drainase

BERHARAP DIRUBAH: Abdul Kodar, Kades Sadengrejo menunjukkan lokasi drainase. Pemdes dan warga berharap drainase yang mengarah ke utara, di minta dikembalikan ke timur saja. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

REJOSO, Radar Bromo – Pemdes Sadengrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan menagih janji pelaksana tol, PT Jasamarga Gempol Pandaan terkait drainase di Dusun Bantengan. Pemdes meminta agar pelaksana segera merehab drainase setempat sesuai kesepakatan.

Kades Sadengrejo, Abdul Kodar mengungkapkan, saluran drainase di Dusun Bantengan ini memiliki panjang sekitar 2 meter. Awalnya drainase ini mengarah ke timur untuk lahan pertanian warga setempat.

Namun setelah ada proyek tol dan dibangun overpass di lokasi setempat, maka jalur drainase menjadi dua arah. Yakni mengarah ke timur dan utara.

Kondisi ini sangat tidak menguntungkan. Karena debit aliran yang mengarah lahan pertanian milik warga setempat menjadi minim. Karena itu, Pemdes sempat meminta agar drainase dikembalikan seperti semula.

“Dan pelaksana Tol Gempas menyanggupi permintaan kami. Namun sampai hari ini tidak ada tanda tanda akan digarap. Kami masih berharap agar pelaksana merealisasikannya,” ungkap Kodar.

Sementara itu, pimpinan proyek Tol Gempol Pasuruan (Gempas), Mulyono menjelaskan pihaknya akan segera ke lokasi drainase tersebut. Selanjutnya, pelaksana akan mengecek kondisi drainase yang dimaksud pemdes.

“Terima kasih untuk informasinya. Biar nanti tim lapangan mengunjungi lokasi drainase untuk mengecek kondisinya seperti apa dahulu,” terang Mulyono. (riz)