Montir asal Kraton Ini Dibekuk Usai Curi Onderdil di Bengkel Tempatnya Kerja

POHJENTREK, Radar Bromo – Niatan M Toyib untuk mendapat penghasilan tambahan justru membuat hidupnya dalam kesulitan. Betapa tidak, ia tak hanya terancam kehilangan pekerjaan sebagai montir bengkel. Karena diduga mencuri onderdil di tempatnya bekerja. Pria 47 tahun itu juga harus merasakan dinginnya dinding penjara.

Pelaku yang merupakan warga Desa Jeruk, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan itu diamankan polisi, Sabtu (19/10) sore. Sebelumnya, polisi mendapat laporan dari M Romli, 42, pemilik bengkel di Kecamatan Warungdowo. Romli selama ini mempekerjakan Toyib di tempat usaha tersebut.

“Laporan yang kami terima ada dugaan pencurian besi tua sisa onderdil kendaraan di bengkel,” kata Kapolsek Pohjentrek, AKP Nanang Sugiono.

Aksi pencurian itu sendiri terjadi pertengahan Januari lalu. Setidaknya ada dua as kendaraan truk yang hilang dari bengkel Romli. Nilainya ditafsir senilai Rp 18 juta. Polisi kemudian bergerak menyelidiki pencurinya. “Dari hasil penyelidikan, dugaan pelaku mengarah pada Toyib yang tak lain ialah karyawan di bengkel itu,” tambah Nanang.

Karena itu, Toyib kemudian diamankan. Pelaku sendiri, melancarkan aksinya siang hari. Saat Romli tak berada di bengkel. Pelaku langsung mengambil dua as roda truk yang ada garasi bengkel. Barang-barang itu diangkut menggunakan pikap inventaris bengkel.“Lalu pelaku membawa barang hasil curiannya menuju ke tempat penjualan besi tua untuk dijual,” jelas Nanang.

Pelaku mendapatkan uang senilai Rp 600 ribu dari hasil penjualan barang curian itu. Kini dia ditahan di sel Mapolsek Pohjentrek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Penyidik menjeratnya dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian. Ancaman hukuman yang bakal diterima yakni pidana penjara lama lima tahun. (tom/fun)