Dinding Rumah Warga Perum Serayu Dijebol Maling

KEDOPOK, Radar Bromo – Kawanan maling ini tergolong nekat. Tak peduli siang, mereka membobol tembok belakang rumah Wulan, 33, di Perumahan Cluster Serayu, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

Kemarin, Wulan mengatakan, rumahnya dibobol ketika ditinggal bekerja pada Selasa (15/10) siang. Perempuan seorang anak ini menyebutkan, saat itu rumahnya dalam keadaan kosong. “Aksi penjebolannya sekitar pukul 12.00-13.00,” ujarnya.

Menurutnya, rumah ini milik adiknya yang bekerja di Jakarta. Karena tidak ditempati, sejak dua bulan lalu Wulan tinggal di sana. “Suami dan adik saya kerja di Jakarta. Saya kerjanya mengantar barang. Jadi, biasanya pagi hingga siang saya kerja mengatar barang,” ujarnya.

Saat itu sekitar pukul 17.00, Wulan mengaku kaget karena sepulang berkerja mendapati lemarinya terbuka. Sejumlah pakaianya juga dikeluarkan. “Mungkin pelaku hendak mencari uang atau perhiasan di lemari saya, sehingga pakaiannya dikeluarkan semua,” ujarnya.

Melihat pakaianya kocar-kacir, Wulan keluar rumah meminta tolong kepada warga. Ia khawatir pelaku masih di dalam rumah. “Khawatir pelaku masih di dalam dan saya dibunuh,” ujarnya.

Setelah ada warga, Wulan memberanikan diri masuk ke rumahnya. Rupanya di bagian belakang rumahnya, tepat di samping kamar mandinya ada lubang berdiameter 45 sentimter. “Pelaku membobol tembok dan keluar masuk lewat sana (lubang),” ujarnya.

Beruntung tidak ada barang berharga yang hilang. Pelaku hanya menggondol tabung gal elpiji berukuran 3 kilogram dan kipas angin. “Saya tidak punya apa-apa. Jadi yang dibawa pelaku hanya tabung elpiji dan kipas angin,” ujar Wulan.

Khawatir pelaku kembali, malam itu juga Wulan menambal dinding yang dijebol maling. Itu, dilakukan setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendy Dwi Susanto mengaku sudah melakukan olah TKP. Pihaknya masih terus menyelidiki kasus tersebut. “Kami masih selidiki. Meski kerugian tidak seberapa, namun pelaku berani membobol tembok rumah di siang hari,” ujarnya. (rpd/rud)