Antisipasi Bencana, BPBD Kabupaten Probolinggo Ciptakan Siaga

KADEMANGAN, Radar Bromo – Datangnya bencana tak dapat dipastikan. Ketika bencana alam datang, kadang memakan korban jiwa. Jatuhnya korban mayoritas disebabkan banyaknya masyarakat yang belum mengetahui gejala alam sekitarnya.

Karenanya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menciptakan sebuah aplikasi sebagai sarana deteksi dini bencana alam. Aplikasi itu diberi nama Probolinggo Siaga Bencana (Prosigab).

Aplikasi ini salah satu inovasi yang dibuat BPBD Kabupaten Probolinggo untuk memberikan informasi prakiraan cuaca, cuaca yang terjadi, suhu, dan kelembapan udara. Serta, curah hujan dan kondisi angin yang sedang terjadi di Kabupaten Probolinggo.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi mengatakan aplikasi ini merupakan salah satu bentuk inovasi yang dikembangkan tim dari BPBD. Salah satunya sebagai sarana mitigasi risiko bencana alam.

“Ini merupakan salah satu inovasi yang kami harapkan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat. Dengan melihat dan membaca prakiraan cuaca, curah hujan, dan lain sebagainya bisa dilakukan melalui aplikasi ini,” ujarnya.

Menurutnya, segala bentuk gejala alam yang berpotensi menjadi bencana hanya bisa dihindari. Salah satunya dengan menggunakan aplikasi ini. Aplikasi ini mulai dikembangkan tim dari BPBD sejak 2017.

“Merintisnya sudah sejak lama, sekitar tahun 2017. Kemudian dikembangkan secara bertahap dari sistem website menjadi aplikasi berbasis android. Tentunya penggunaannya akan lebih mudah,” ujarnya.

Ke depan, BPBD akan mengembangkan sebuah aplikasi pendeteksi debit air di hulu sungai. Ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan sebagai mitigasi risiko bencana banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

“Terus akan kami kembangkan, mudah-mudahan segera terealisasi dan dampaknya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Terutama yang berdomisili di Kabupaten Probolinggo. Informasi yang disajikan lebih detail,” ujarnya. (ar/rud)