Sidak Ruang Inap Baru RSUD dr Saleh, Kamar 3 x 3 Meter untuk 3 Pasien

MAYANGAN, Radar Bromo– Pembangunan gedung baru di RSUD Mohamad Saleh Kota Probolinggo, mendapat perhatian Komisi III DPRD Kota Probolinggo. Kemarin, mereka menggelar inspeksi mendadak (sidak) proyek senilai Rp 6,9 miliar tersebut.

Pembangunan gedung untuk ruang rawat inap kelas III ini ditarget rampung pada akhir Desember 2019. Pihak pelaksana optimistis pembangunan gedung tiga lantai ini akan rampung sesuai target.

Dari hasil sidak diketahui, setiap kamar di dalamnya berukuran kecil. Hanya 9 meter persegi atau 3 meter kali 3 meter. Kondisi ini sempat menjadi sorotan anggota dewan. Sebab, jika dipakai untuk kelas III dengan menempatkan tiga ranjang perawatan sangat sempit. Jika hanya disediakan dua ranjang, akan berubah menjadi kelas II.

SIDAK: Anggota DPRD saat melakukan sidak pembangunan RSUD dr Moh Saleh, Rabu (16/10). (Zainal Arifin/ Radar Bromo)

Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo Agus Riyanto mengatakan, sesuai pembangunan awal, bangunan baru ini untuk ruang inap kelas III. Jika nanti ternyata untuk kelas II, maka akan ada tindakan lanjutan. “Tetapi, kata Bu Rubi (Plt Direktur RSUD) untuk kelas III. Jadi, malah enak kelas III diisi hanya dua tempat tidur. Jika diisi tiga masih bagus dan layak meski akan sedikit sesak,” ujarnya.

Plt Direktur RSUD Rubiyati memastikan, bangunan anyar ini untuk ruang inap kelas III. Nantinya setiap kamar akan diisi tiga ranjang perawatan. “Ini untuk kelas III,” ujarnya.

Di sisi lain, Manajer CV Brawijaya Karya Mandiri Abdullah mengatakan, terkait dengan luas dan bentuk kamar, pihaknya hanya mengerjakan sesuai gambar. Dengan sisa waktu sekitar 135 hari, ia yakin pekerjaannya akan rampung. Sebab, setiap hari ada 60 pekerja yang bertugas.

Selain digarap pada siang hari, pada malam harinya juga dilembur dengan menambah pekerja. Menurutnya, sampai kemarin pekerjaannya sudah mencapai 46 persen. “Kami lebih 16 persen dari targetan, sehingga kami optimistis di hari ke-136, ruangan sudah bisa difungsikan,” ujarnya. (rpd/rud)