Edarkan SS, Dua Sekawan asal Ketapan Rami Trawas Ditangkap

BANGIL, Radar Bromo-Dua sahabat asal Desa Ketapan Rami, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, ini memang kompak. Sayangnya, kekompakan mereka dalam hal kejahatan.

Yakni, menjadi kurir sabu-sabu. Imbasnya, mereka pun harus menginap bareng di tahanan. Itu, setelah anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan berhasil menciduk keduanya.

Mereka yang ditangkap itu adalah Saiful Romadhoni, 30 dan Imam Syaroni, 24. Keduanya diringkus Senin (14/10) malam. Ketika itu, keduanya tengah menunggu pemesan barang di sebuah warung mi yang ada di Ledug, Kecamatan Prigen.

Kasatresnarkoba Polres Pasuruan Iptu Sugeng menguraikan, kedua tersangka ditangkap sekitar pukul 22.00. Ketika itu, keduanya hendak mengantar pesanan sabu-sabu.

“Kami memperoleh informasi kalau keduanya hendak menggelar transaksi. Kami bergerak untuk melakukan penyelidikan,” ungkapnya.

Saat penyelidikan itulah, petugas mendapati keduanya di sebuah warung mi. Petugas mendekat untuk melakukan penggeledahan. Hasilnya, didapati barang haram dari kedua tersangka.

Sebanyak tiga kantong plastik berisi sabu-sabu seberat 0,53 gram; 0,42 gram; dan 0,35 gram diamankan dari Syaiful Romadhoni. Sementara dari Imam Syaroni, petugas mengamankan satu pipet yang di dalamnya masih terdapat sabu-sabu seberat 1, 14 gram. “Kami juga mengamankan satu timbangan elektrik, handphone, dan sejumlah barang bukti lain,” imbuhnya.

Atas temuan itulah, petugas kemudian menggiring keduanya ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan. Kepada petugas, kedua tersangka hanya bisa pasrah. Mereka mengaku sudah beberapa bulan terakhir mengenal sabu-sabu.

Gara-gara ulah mereka, keduanya disangkakan melanggar pasal 114 jo pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman 10 tahun penjara. (one/mie)