Ditahan Persekap, Ini Evaluasi Pelatih Persekabpas

JADI EVALUASI: Laga Persekap v Persekabpas yang berkesudahan dengan skor 1-1. Jajaran pelatih Persekabpas langsung melakukan evaluasi usai gagal melanjutkan sapu bersih laga. (Mokhammad Zubaidillah/ Radar Bromo)

Related Post

BANGIL, Radar Bromo–Rekor sapu bersih seluruh laga dengan kemenangan skuad Persekabpas, akhirnya terhenti di derby Pasuruan. Laskar Sakera ditahan tuan rumah Persekap. Bahkan, The Lassak –julukan lain Persekabpas- sempat tertinggal lebih dulu dan harus menunggu hingga akhir babak kedua di laga itu untuk menyamakan kedudukan.

Pelatih Persekabpas Pasuruan Moch. Fakhrudin menguraikan, mental pemainnya menjadi hal yang perlu dibenahinya. Khususnya, ketika tim tengah dalam kondisi tertinggal oleh lawan.

Karena ketika tertinggal, permainan anak asuhnya cenderung kurang konsentrasi. Mereka terburu-buru untuk bisa menyamakan kedudukan. “Mental pemain inilah yang akan kami benahi. Terutama, saat posisi tertinggal oleh lawan,” sambungnya.

Pelatih yang saat masih aktif bermain dikenal dengan selebrasi goyang gergajinya itu memandang, para pemain harus lebih bersabar untuk bisa merangsek masuk ke jantung pertahanan lawan. Aliran bola harus berjalan dengan baik, supaya bisa menciptakan peluang hingga akhirnya gol tercipta.

“Bagaimana bermain sabar. Itu yang akan kami lakukan, ketika tertinggal oleh lawan. Jadi, tidak grusah-grusuh untuk bisa menyamakan kedudukan. Sehingga, membuat konsentrasi pecah,” tambahnya.

Tak hanya sabar dalam mengolah bola, tetapi juga sabar dalam menghadapi lawan. Para pemain harus bisa meredam emosi agar permainan mereka tetap baik seperti yang diinstruksikan.

Pembenahan-pembenahan itulah yang akan dilakukannya. Hal ini untuk menghadapi laga pemungkas babak penyisihan grub G melawan Asifa Indonesia. (one/mie)