Curi Motor di 7 TKP, Dua Remaja asal Pasrepan Dibekuk, Ada yang Masih Dibawah Umur

GONDANGWETAN, Radar Bromo– Usianya baru belasan tahun. Namun siapa sangka, dua remaja asal Desa Tempuran, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, ini adalah spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Mereka bahkan sudah mencuri motor di tujuh TKP.

Kedua pelaku yaitu CD, 17 dan M Riskin, 18. Mereka diringkus petugas kepolisian Selasa (15/10). Keduanya tertangkap empat hari setelah mencuri motor milik pelajar di tempat parkiran sebuah SMA di Gondangwetan.

Dua pelaku melancarkan aksinya Jumat (11/10). Sasarannya yakni sebuah motor Honda Beat yang sedang diparkir. Saat itu pemilik memarkirkan motornya dengan keadaan terkunci sekitar pukul 07.00. Siang harinya saat hendak pulang, motor sudah raib. Beruntung di lokasi itu terpasang CCTV. Sehingga, mempermudah petugas kepolisian melacak jejak pelaku.

Saat penangkapan, polisi lebih dulu mengamankan CD. “Setelah itu dilakukan pengembangan dan diketahui kalau yang bersangkutan melakukan aksinya bersama pelaku lain,” ujar Kapolsek Keboncandi AKP Suprihatin.

Polisi lantas menyelidiki teman CD yaitu M Riskin. Di hari yang sama, M Riskin diamankan di rumahnya. Kedua pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Keboncandi untuk menjalani pemeriksaan.

“Dari pengembangan, dua tersangka juga beraksi di wilayah lain. Total ada tujuh TKP. Kami masih mengembangkan kasus ini, tidak menutup kemungkinan ada pelaku lain,” tandasnya.

Polisi juga menyita beberapa barang bukti (BB). Yaitu, satu unit motor Honda CBR, Suzuki Satria Fu, dua ponsel pelaku, serta uang Rp 450 ribu yang didapat dari hasil penjualan motor curian.

Hasil penjualan motor curian itu, oleh pelaku dibuat untuk berfoya-foya. Mereka juga ditengarai kerap menggelar pesta sabu. Atas perbuatannya itu, kini kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (tom/fun)