Jual Pil Y, Penjaga Warung asal Kiduldalem Bangil Ditangkap

BANGIL, Radar Bromo – Imam Mahdi, 30, kini harus melewati hari-harinya dari balik jeruji besi. Warga Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Bangil, itu ditangkap lantaran kedapatan tangan membawa obat-obat terlarang.

Kasatresnarkoba Polres Pasuruan Iptu Sugeng menguraikan, tersangka ditangkap Minggu (13/10) malam. Ketika itu, pria yang

setiap harinya menjadi penjaga warung itu, menerima orderan pil logo Y dari seseorang. Ia pun menyanggupi.

Hingga kesepakatan terjadi. Tersangka kemudian menunggu di sebuah warung yang ada di Sidowayah, Kecamatan Beji. Hingga beberapa menit lamanya, bukannya orang yang diharapkan datang. Yang ada, malah polisi yang kemudian menciduknya.

“Kami memperoleh informasi kalau tersangka sering menjual pil koplo. Karena itu, kami bergerak melakukan penyelidikan,” kata Sugeng.

Saat ditangkap, tersangka tak bisa berkutik. Apalagi, petugas mendapati sejumlah barang bukti yang menguatkan. Selain pil logo Y sejumlah 180 butir, petugas juga mengamankan handphone dan uang tunai sebesar Rp 125 ribu.

Pil logo Y sendiri sedianya digunakan untuk mengurangi efek samping dari obat antipsikotik pada pasien gangguan jiwa berat. Bersama barang bukti yang ditemukan, petugas kemudian menggiring tersangka ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan. “Kami menangkap tersangka sekitar pukul 21.00,” ungkapnya.

Kepada wartawan, Imam mengaku, kalau baru sekali menjadi penjual pil koplo tersebut. Ia mengaku hanya coba-coba. Kini ia hanya bisa menyesali perbuatannya. Ia disangkakan melanggar pasal 197 subsider 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Ancamannya, 10 tahun penjara. (one/mie)