Geger Warga Kareng Lor Tewas Dibacok di Wonoasih

WONOASIH, Radar Bromo-Warga Rt 6 RW 1, Kelurahan/ Kecamatan Wonoasih, Rabu (16/10) malam geger. Itu setelah ditemukan warga yang bersimbah darah. Diduga kuat, mayat yang diidentifikasi sebagai Dani, sekitar 26 tahun warga Kareng Lor itu adalah korban pembunuhan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, jenazah korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 18.15. Lokasinya di sekitar pemandian Sumber Ardi.

Irfan, 20 warga setempat mengatakan, korban pertama kali ditemukan warga yang hendak buang air. “Jenazahnya ditemukan warga setempat. melihat ada jenazah bersimbah darah, maka langsung diberi tahu ke warga lainnya, hingga berita penemuan mayat menyebar,” terangnya.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi terlentang. Korban memakai kaus warna hitam dan celana pendek warna cokelat. “Katanya sih warga Kareng Lor. Tapi, kami juga tidak tahu pasti,” jelas Irfan.

Diduga korban meninggal lantaran luka bacok yang dialaminya. Korban mengalami luka bacok di paha dan kepala. “Tak tahu carok atau bagaimana, saya juga belum paham,” terang Irfan.

Saat berita ini ditulis, tim identifikasi dari Polres Probolinggo Kota masih mendatangi lokasi. Lokasi setempat pun di-police line. Evakuasi jenazah juga cukup sulit, karena ambulans susah masuk ke lokasi. Belum ada keterangan resmi dari polisi sampai berita ini ditulis.

Matri, sang bibi korban mengaku, sebelum magrib korban DaNI dijemput empat orang. “Sebelum berangkat, Dani minta uang Rp 100 ribu ke Rohani ibunya dan Mislum ayahnya,” katanya.

Baca berita lainnya, pembunuhan di Wonoasih: Amankan HP hingga Motor Vixion di TKP Pembunuhan Warga Kareng Lor

“Yang saya dengar, warga melihat Dani dikeroyok 4 orang. Warga mau melerai takut, karena bawa senjata tajam. Empat orang yang jemput Dani itu, ibunya tau. Katanya juga warga Kareng Lor,” jelas sang bibi. (rpd/mie)