Duda 53 Tahun asal Jati Mayangan Tewas di Pekarangan

MAYANGAN, Radar BromoWarga Gang PJKA, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Usman, 53, di temukan meninggal di pekarangannya, Selasa (15/10) malam. Diduga, dia meninggal sejak dua hari lalu karena serangan penyakit jantung.

Korban ditemukan meninggal oleh tetangganya, Agus. Sebelumnya, ia mengaku curiga karena sudah dua hari tidak melihat korban di rumahnya. Terlebih meski rumahnya tertutup, sepeda motor korban tetap berada di depan rumahnya. “Biasanya kan dimasukan. Ini sudah dua hari motor itu tetap ada di depan rumahnya. Saat dihubungi via telpon tidak ada jawaban,” ujarnya.

Karenanya, bersama warga lainnya, Agus berupaya mengecek rumah korban. Rumahnya didobrak. “Kami dikejutkan dengan Usman yang tergeletak di pekarangan samping rumahnya. Kondisinya sudah meninggal,” ujarnya.

Karena tidak ada yang mengetahui kontak kepolisian, warga menghubungi 112. Tak lama kemudian anggota Satpol PP Kota Probolinggo merapa ke lokasi kejadian. Satpol PP lah yang menginformasikan ke kepolisian. “Kami tahu jika dia (Usman) sakit. Sebelum meninggal, Usman bilang sakit. Kami terakhir bertemu dengannya Minggu (13/10),” ujarnya.

Anggota Polres Probolinggo Kota dan Polsek Mayangan datang dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil visum, tidak ditemukan luka pada tubuh korban. Dia diperkirakan meninggal sehari sebelumnya.

“Dari keterangan kerabat, teman, dan keluarganya, almarhum punya penyakit jantung. Diduga kuat, dia meninggalnya akibat sakit jantung yang dideritanya,” ujar Kanit Reskrim Polsek Mayangan Iptu Mugi.

Menurutnya, pihak keluarga tidak berkenan jenazah korban diotopsi. Alasannya, karena korban memang punya riwayat penyakit jantung. Kemarin, sekitar pukul 02.00, jenazah korban dikebumikan.

“Pihak keluarga juga telah memaklumi, sehingga mereka tidak mau (korban) divisum dalam. Setelah visum luar selesai, mereka berencana langsung menguburkan jenazah korban di rumah adiknya di daerah Kelurahan Sumbertaman,” ujar Mugi. (rpd/rud)