Amankan HP hingga Motor Vixion di TKP Pembunuhan Warga Kareng Lor

WONOASIH, Radar Bromo­-Polisi masih mendalami pembunuhan terhadap Dani, 26 warga Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Usai mendapat laporan, polsek Wonoasih dan tim identifikasi Polres Probolinggo Kota pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami dapat laporan pukul 18.30 dan langsung ke TKP. Saat itu, korban sudah tewas. Korban meninggal karena luka bacok yang dialaminya,” ujar Kapolsek Wonoasih AKP Kuzaini.

Ada lima luka bacok yang terdapat pada jenazah korban. Yakni di paha, pinggang, selangkangan dan tangan. Dugaan awal, korban dikeroyok.

Saat ditanya soal dugaan pelaku, AKP Kuzaini masih enggan menjabarkan. Namun, dari keterangan sejumlah saksi, polisi telah mengantongi identitas pelakunya. “Insyallah sudah ada (identitas pelaku),” terang Kuzaini.

Di lokasi kejadian, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya sebilah senjata tajam dan sarungnya, sandal dan motor Yamaha Vixion bernopol N 3914 R. “Kami juga mengamankan HP yang ada di kantong korban,” terang perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Diketahui Dani ditemukan tewas dibunuh. Di jenazahnya didapati dengan sejumlah luka bacok. Matri, sang bibi korban mengaku, sebelum magrib korban Dani dijemput empat orang. “Sebelum berangkat, Dani minta uang Rp 100 ribu ke Rohani ibunya dan Mislum ayahnya,” katanya.

“Yang saya dengar, warga melihat Dani dikeroyok 4 orang. Warga mau melerai takut, karena bawa senjata tajam. Empat orang yang jemput Dani itu, ibunya tau. Katanya juga warga Kareng Lor,” jelas sang bibi. (rpd/mie)