Penerapan Jalan Gatot Subroto Satu Arah Perlu Kajian Mendalam

MAYANGAN, Radar Bromo – Kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Gatot Subroto (Gatsu), Kota Probolinggo, masih menjadi persoalan dalam pengaturan lalu lintas. Solusinya terus dicari. Salah satunya wacana menjadikan jalan ini sebagai jalan satu arah.

“Memang ada masukan untuk menjadikan Jalan Gatot Subroto, sebagai jalan satu arah. Tapi, ini masih perlu kajian mendalam,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo, Sumadi.

Menurutnya, kajian perlu mendalami tentang dampak yang akan terjadi diberlakukan jalan satu arah. Terutama kepada kegiatan usaha di Jalan Gatsu. “Termasuk dampak bagi pelaku usaha juga perlu dipertimbangkan,” ujarnya.

Pihaknya mengaku akan menggandeng Satlantas Polres Probolinggo, untuk membantu penindakan masalah parkir di Jalan Gatsu. Serta, soal sanksi terhadap pelanggar parkir.

“Dari kegiatan penindakan ini kami akan mendiskusikan dan mencari opsi terbaik untuk mengatasi masalah macet di Jalan Gatot Subroto. Termasuk membahas ide satu arah itu,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jalan Gatsu Kota Probolinggo, sering macet, terutama di dekat Pertigaan King. Penyebabnya, banyaknya kendaraan yang parkir di badan jalan dan aktivitas bongkar muat.

Beragam upaya untuk mengatasi kemacetan telah berulang kali dilakukan Dishub. Seperti, pada Februari 2019 bersamaan dengan penataan parkir di sekitar Pasar Baru. Saat itu, Dishub melakukan penataan di sekitar Jalan Gatsu.

Gak kaget dengan kemacetan Gatot Subroto. Apalagi kalau siang hari, truk besar bongkar muat. Sepeda motor depan bengkel parkir pinggir jalan. Makanya, kalau siang saya lebih baik tidak lewat di Gatsu,” ujar salah satu warga Mayangan yang enggan namanya disebutkan. (put/rud/fun)