Pemuda di Maron Dibekuk Polisi usai Lempar Batu ke Truk

PAJARAKAN, Radar Bromo – Ahmad Najib, 23, warga Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, diamankan pihak kepolisian. Masalahnya, ia diduga melakukan perbuatan kekerasan terhadap warga Roto, Kecamatan Krucil. Aksinya melempari batu terhadap truk rombongan peserta tarik tambang.

Ia diamankan polisi Kamis (10/10) lalu sekitar pukul 07.00. Najib diamankan di rumahnya sendiri. Setelah itu, ia digelandang ke mapolres Probolinggo untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Riski Santoso mengatakan, kejadian pelemparan batu terhadap truk rombongan peserta lomba tarik tambang itu terjadi Selasa (9/10) lalu sekitar pukul 11.30. Aksi pelemparan tersebut dilakukan seusai pertandingan tarik tambang antara grup Baladewa Desa Brabe melawan grup Dendam Rombo Desa Roto.

Usai lomba, rombongan dari Desa Roto hendak pulang. Saat itulah truk dilempari batu oleh orang tak dikenal. Akibatnya, dua orang mengalami luka. Yaitu Didik Budianto, 27, dan Asmad, 48. “Untuk Didik lukanya di bagian pipi sebelah kiri. Sedangkan Asmad lukanya pada dagu,”ujarnya.

Akibat insiden itulah polisi lalu mendapatkan laporan dan langsung menindaklanjuti. Dua hari kemudian salah seorang pelaku berhasil diamankan. “Satu yang berhasil kami amankan. Kalau keterangan dari korban ada beberapa yang melakukan pelemparan batu,” ujarnya.

Pihaknya kini memburu pelaku lain yang telah dikantongi identitasnya. Menurutnya, mereka akan dilakukan penangkapan juga. Untuk saat ini, pihaknya masih fokus untuk memeriksa Najib.

“Masih kami dalami. Motifnya juga belum diketahui, kenapa mereka sampai melakukan pelemparan batu,”ungkapnya.

Dalam kasus ini, pihaknya mengamankan beberapa barang bukti. Yaitu satu buah batu dan empat buah pecahan keramik. Bukti itu, diduga kuat yang di lemparkan oleh pelaku dalam melakukan aksinya. (sid/fun)