Pelamar CPNS di Pemkot Probolinggo Minimal Lulusan PT Terakreditasi B

KEDOPOK, Radar Bromo – Tidak semua lulusan perguruan tinggi (PT) bisa melamar menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemkot Probolinggo. Meski ijazahnya sesuai dengan formasi yang diperlukan, bila PT-nya belum terakreditasi B, pelamar akan kandas.

Sebab, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo, mensyaratkan pelamar CPNS minimal lulusan dari PT yang sudah terakredisi B. Hal yang sama juga berlaku bagi PNS yang akan melanjutkan pendidikannya. Mereka akan diminta menempuh pendidikan di PT dengan akreditasi minimal B.

“Dalam persyaratan CPNS untuk akreditasi ditentukan masing-masing daerah. Untuk Kota Probolinggo akreditasi B, Jember akreditasi C untuk syarat CPNS kemarin,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo, Rachmadeta Antariksa. Menurutnya, hal ini demi meningkatkan kualitas PNS.

Akibatnya, ada perbedaan signifikan untuk jumlah pelamar CPNS. Di Kota Probolinggo, hanya kisaran 1.300 orang, sedangkan di Jember mencapai 10 ribu pendaftar. “Akreditasi yang diserahkan pelamar adalah akreditasi jurusan saat dia lulus, bukan yang terbaru. Karena, akreditasi itu bisa berubah,” ujarnya.

Persyaratan akreditasi B tidak hanya berlaku untuk proses pendaftaran CPNS. Namun, juga berlaku bagi PNS yang akan melanjutkan kuliah ke S-2 atau S-3. BKPSDM akan meminta memilih fakultas atau jurusan dengan akreditasi B.

“Misalnya akan melanjutkan fakultas hukum, maka akan diarahkan ke fakultas hukum dengan akreditasi B. Harapannya, dengan penentuan ini kualitas ASN juga akan baik,” ujarnya. (put/rud/fun)