Wujudkan Desa EMAS, Sukapura Jadi Pilot Project

SEPAKAT: Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan Ketua Yayasan Desa EMAS Indonesia Iwan Agustiawan Fuad menandatangani perjanjian pengembangan potensi desa menuju Desa EMAS. (Diskominfo For Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

KRAKSAAN, Radar BromoPemkab Probolinggo terus berusaha mengembangkan potensi desa di wilayahnya. Salah satunya untuk mengembangkan potensi desa menuju Desa EMAS (Entrepreneur, Mandiri, Adil, dan Sejahtera).

Karenanya, Senin (7/10), Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari menadatangani nota kesepakatan dengan Yayasan Desa EMAS Indonesia (YDMI). Kesepakatan itu ditandatangani di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

“Yayasan Desa EMAS merupakan mitra dari Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN). Yayasan ini dikhususkan untuk pengembangan potensi desa,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Probolinggo Yulius Christian.

Dengan pendampingan YDMI, Pemkab Probolinggo berkomitmen mengembangkan potensi desa menuju Desa EMAS. Melalui pengembangan ini, 20 desa di Kabupaten Probolinggo akan menjadi Desa EMAS yang dieksplorasi, dikembangkan potensi, dan diangkat nilai keunggulan desa. “Untuk pilot project yang kami lakukan beberapa desa wisata. Salah satunya Desa Sukapura, yang kebetulan sangat potensial dan dekat dengan Wisata Gunung Bromo,” ujarnya.

Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari berharap, kunjungan ke Balkondes Karangrejo menjadi acuan dan menambah ide, serta membuka inovasi kreatif yang dapat diaplikasikan di Kabupaten Probolinggo. “Kunjungan ini bertujuan dapat memaksimalkan pelayanan, memberdayakan, serta menjadikan masyarakat Kabupaten Probolinggo sebagai subjek pembangunan sesungguhnya,” ujarnya.

Penandatanganan kesepakatan di Balkondes merupakan program pemerintah untuk menggenjot perekonomian di daerah. Melalui Balkondes diberikan fasilitas untuk menyambut wisatawan yang berkunjung ke daerahnya. Balkondes memiliki program yang berdampak positif. Yakni, untuk memperbaiki dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Selain itu, program Balkondes menumbuhkan peluang usaha pariwisata melalui pembuatan homestay dan  memperpanjang length of stay wisatawan dengan adanya budaya di desa. Dalam mewujudkan Desa EMAS, terdapat lima hal yang harus dilakukan. Di antaranya, bina akhlak, bina saudara, bina sinergi, bina dana, serta bina pasar dan produk unggulan. (ar/rud)