Pohon Tumbang Tutup Jalan Raya Condong, Lalin Macet 700 Meter

PAJARAKAN, Radar Bromo- Sebuah pohon melintang dan menutup akses lalu lintas di Jalan Raya Condong, Desa Ketompen, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Kamis (10/10), pohon ini tumbang setelah diterpa angin kencang. Tidak ada korban jiwa. Namun, kecamatan sempat terjadi kemacetan sepanjang 700 meter.

Kemacetan arus lalu lintas terurai setelah pohon berhasil dievakuasi. Komandan Pemadam Kebakaran Wilayah Timur Kabupaten Probolinggo Abdullah mengatakan pohon tubang itu terjadi sekitar pukul 12.30.  Pohon akasia ini rumbang ketika ruas jalan sedang lengang. “Kami mendapatkan laporan dari warga telah terjadi pohon tumbang di daerah Ketompen,” ujarnya.

Mendapatkan laporan itu, lima petugas pemadam kebakaran mendatangi lokasi untuk mengevakuasinya. Butuh sekitar 50 menit untuk memotong pohon roboh tersebut. “Kami memotong dahan paling kecil dulu, kemudian dilakukan pemotongan memutar di bagian batang pohon sampai terpotong seluruhnya,” ujarnya.

Saat proses evakuasi ini, sempat terjadi kemacetan arus lalu lintas hingga 700 meter untuk kendaraan dari arah Pajarakan. Dari arah sebaliknya, warga banyak memilik jalan alternatif melalui Desa Rondokuning, Kecamatan Kraksaan. “Yang dari utara harus bersabar sampai selesai proses pemotongan karena tidak ada jalur lain,” ujarnya.

Pihaknya menduga robohnya pohon akasia ini karena stuktur tanahnya tidak kuat menahan besar pohon. Apalagi, berada di jalur irigasi. Sekitar pukul 13.30, proses evakuasi rampung. “Arus lalu lintas pun berangsur-angsur normal,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Probolinggo Aries, mengaku belum dapat memetakan daerah mana saja yang dikategorikan daerah rawan bencana angin puting beliung. “Semua tempat bisa terpapar, tergantung kondisi cuaca, suhu, dan kelembapannya. Jadi, masyarakat sebaiknya meningkatkan kewaspadaannya,” ujarnya. (ar/rud)