Ngaku Polisi, Arek Mandaran Panggungrejo Ini Lakukan Perampasan

PURWOREJO, Radar Bromo-Bermodal rambut cepak dan badan tegap, Ainun Najib, 20, kerap mengaku sebagai anggota polisi. Warga Kelurahan Mandaran, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, itu lantas memeras sejumlah muda-mudi.

Ainun Najib mendatangi sejumlah taman atau fasilitas olahraga. Sasarannya yakni remaja. Dengan lagak bak aparat, Najib melancarkan aksinya.

Dia pernah mengaku sebagai anggota Brimob Polda sebelum berhasil merampas ponsel dua sejoli yang tengah bersantai di Taman Sekargadung. Najib menghampiri dua muda-mudi itu dan mengatakan sedang diberi tugas menjaga taman-taman di Pasuruan.

“Mengaku sebagai anggota, ia merampas HP korban. Korban lalu disuruh pulang untuk menjemput orang tuanya. Namun, saat korban datang bersama orang tuanya dengan maksud mengambil HP, tersangka sudah tidak ada,” terang Kapolsek Purworejo Kompol Timbul Wahono.

Aksi pertamanya itu berjalan mulus. Najib lantas ketagihan. Ia kembali beraksi dengan modus serupa. Kali ini ia beraksi di GOR Untung Suropati. Korbannya yakni lima remaja yang sedang berolahraga.

“Tersangka (Najib) mendatangi korban dan mengaku sebagai anggota Buser Polres Pasuruan Kota yang tengah mengamankan lokasi,” imbuh perwira polisi dengan satu melati di pundaknya itu.

Kemudian, ia merampas HP korban dan meminta mereka memanggil orang tuanya untuk mengambilnya. “Korban sebenarnya sempat menolak, namun tersangka mengancam. Korban pun takut dan menyerahkan HP mereka,” terang Timbul.

Para korban perampasan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polsek setempat. Anggota Polsek dan Tim Resmob Suropati Polres Pasuruan Kota kemudian melakukan penyelidikan.

Setelah diketahui ciri-cirinya, tersangka diamankan di rumahnya, Rabu (9/10) siang. “Kami juga sita barang bukti 3 ponsel dan laptop milik korban,” jelas Timbul.

Di samping itu, polisi juga mengamankan M Yusuf, 20, tetangga tersangka. “Berdasarkan pengembangan, Yusuf ini penadah barang curian dari Najib,” jelas Timbul. (tom/mie)