Ada 209 Orang, 169 Warga Kota Probolinggo Masih di Wamena

KADEMANGAN, Radar Bromo– Jumlah warga Kota Probolinggo yang masih berada di Wamena, ternyata cukup banyak. Pemkot Probolinggo masih terus minta warga yang keluarganya berada di Wamena untuk melapor.

Berdasarkan data dari posko di masing-masing kecamatan di Kota Probolinggo, sampai Kamis (10/10), warga Kota Probolinggo yang berada di Wamena mencapai 169 orang. Semula ada 209 orang dan 40 orang sudah kembali ke Kota Mangga.

“Saat ini diperkirakan ada sekitar 200 warga yang ada di Wamena. Tapi, di antara data ini ada yang hanya menyebut Probolinggo saja, ini bisa berarti Kota Probolinggo atau Kabupaten Probolinggo,” ujar Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, kemarin.

Ia juga terus meminta kepada warga yang memiliki kerabat yang tinggal di Wamena untuk melapor kepada RT/RW, lurah, maupun camat. Selain itu, pihaknya mengaku juga akan melakukan trauma healing atau pemulihan pascatrauma kepada warga yang baru tiba dari Wamena.

Namun, menurutnya, kini yang didahulukan pemeriksaan kesehatan. “Warga yang sudah datang perlu diperiksa kesehatannya. Jika ada yang membutuhkan penanganan khusus akan ditindaklanjuti. Tadi ada warga yang datang dari Wamena, istrinya ternyata hamil. Membutuhkan pemeriksaan untuk mengecek tumbuh kembang bayi supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Pernyataan serupa disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Probolinggo Zainullah. Trauma healing akan dilakukan setelah seluruh warga yang bekerja di Wamena kembali ke kota. “Warga dari Wamena datang tidak bersamaan, jadi kami menunggu dulu,” ujarnya ketika mendampingi Wali Kota mengunjungi beberapa warga yang baru tiba dari Wamena, kemarin.

Menurutnya, jumlah warga Kota Probolinggo yang pulang dari Wamena terus bertambah. Sejauh ini, yang difasilitasi Dinas Sosial ada 16 orang. “Yang datang lainnya bisa lebih banyak lagi,” ujarnya. (put/rud)