2 Hari, Satpol PP Kota Pasuruan Turunkan 55 Reklame Liar

PANGGUNGREJO, Radar Bromo– Keberadaan reklame liar alias tak mengantongi izin jadi perhatian Satpol PP Kota Pasuruan. Dalam dua hari terakhir, puluhan reklame liar dicopot paksa.

Plt Kepala Satpol PP Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah menyebutkan, penertiban itu sudah dilakukan secara rutin. Tetapi, pihaknya kerap kali mendapati oknum-oknum pemasang reklame usai ditertibkan.

“Kebanyakan tidak berizin, ini menjadi perhatian kami. Karena setelah ditertibkan, beberapa hari kemudian ada lagi,” kata Yanuar.

Dia menyebut, pihaknya juga menemukan reklame yang sudah melampaui masa izin atau izinnya sudah kedaluwarsa. Karena itu, reklame tersebut ditertibkan.

Rabu (9/10), ada 50 buah reklame berbagai bentuk yang ditertibkan. Seluruhnya ditemukan di beberapa ruas jalan. Seperti Jalan Panglima Sudirman, Jalan Untung Suropati, dan Jalan Wahidin.

Penertiban kembali dilakukan kemarin. Sebab, reklame liar masih ditemukan di ruas jalan yang berada di jantung kota. Seperti Jalan Diponegoro dan Jalan Wahid Hasyim. “Hari ini ada lima buah reklame tetap yang ditertibkan,” ungkapnya

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, petugas tampak menaiki tangga besi untuk melepas reklame tersebut. Bahkan, penertiban itu memakan waktu cukup lama. Karena harus memperhatikan aliran arus listrik.

“Karena cukup berbahaya, anggota harus ekstra hati-hati. Semestinya memang diturunkan menggunakan mobil tangga, tapi kami belum punya, jadi diturunkan manual dengan menaiki tangga besi,” tambah Kabid Trantib Nur Fadholi. (tom/mie)