Tuntun Motor Orang, Spesialis Garong asal Wonosari Wonorejo Dibekuk

BANGIL, Radar Bromo – Belum juga menikmati hasil dari kejahatannya, Hariyanto, 33, keburu ditangkap petugas kepolisian. Lelaki asal Dusun Sudan, Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan ini ditangkap setelah menuntun motor orang.

Aksi pencurian itu dilakukan Jumat (4/10) malam. Ketika itu, Hariyanto melihat motor korban yang diparkir di kawasan Pasar Purwosari. Niat jahat pun muncul. Motor jenis Honda Supra nopol N 5677 TM pun digondol.

Korban pencurian itu menimpa Muhammad Ismail Masduqi, 27, warga Desa Sumberejo, Kecamatan Purwosari. Kanitbuser Polres Pasuruan Iptu Maryana menyampaikan, kasus pencurian itu bermula saat korban memarkir motornya di bawah kantor Pasar Purwosari sekitar pukul 19.00.

Korban kemudian pergi ke lantai dua kantor Pasar Purwosari tersebut. Korban pun tak mengetahui kondisi motornya. Hingga Jumat dini hari (5/10), rekan korban Candra Pranata menghubungi korban.

“Rekan korban melihat seseorang yang menuntun motor korban. Ia kemudian menelpon korban untuk menginformasikan,” ungkap Maryana.

Korban kemudian menyampaikan hilangnya motor tersebut ke rekannya itu. Kebetulan, waktu itu ada anggota Buser selatan dan Unit Reskrim Polsek Purwosari yang sedang patroli. “Begitu mendapatkan informasi tersebut, kami langsung mengamankan tersangka,” kata Maryana.

Tersangka ditangkap sekitar pukul 03.00. Atas temuan itulah, tersangka kemudian digiring ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan. Ternyata, aksi pencurian motor tersebut bukan hanya sekali dilakukan.

Ia pernah melakukan aksi pencurian serupa di wilayah Purwosari sebanyak dua kali. Karena ulahnya itu, Riyanto tersangka disangkakan melanggar pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. “Ia terancam hukuman 7 tahun penjara.” (one/mie)