September, Budi Daya Ikan di Pasuruan Baru 34 Persen dari Target

TERPENGARUH CUACA: Pembudidaya ikan bandeng saat memanen ikannya, beberapa waktu lalu. Saat ini budi daya ikan di Kota Pasuruan masih belum memenuhi target. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

Related Post

BUGUL KIDUL, Radar Bromo – Produktivitas budi daya ikan di Kota Pasuruan terus digenjot. Hanya saja, produksi ikan sempat terpengaruh cuaca ekstrem.

Pemkot setempat pun menargetkan produksi ikan terpenuhi pada masa panen akhir tahun ini. Kabid Budi Daya Dinas Perikanan Kota Pasuruan Imron Rosadi menyampaikan, produksi ikan budi daya tahun ini ditarget mencapai 1.870 ton. Jumlah itu didapat dari dua jenis hasil budi daya.

Yakni, budi daya air tawar seperti ikan lele dan ikan nila. Hingga budi daya air payau, seperti bandeng, udang vaname, rumput laut, dan kepiting. Lokasi budi daya ikan tersebut tersebar di sejumlah kelurahan.

Tak seperti budi daya ikan tawar yang hanya ada di Gadingrejo. Budi daya air payau lebih banyak lagi. Di antaranya di Blandongan, Kepel, Tapaan, dan sebagian lagi di Mandaranrejo serta Gadingrejo.

Imron menyebut, hasil produksi budi daya ikan dalam kurun waktu Januari hingga September lalu belum mencapai 50 persen. “Memasuki triwulan ketiga hasil produksi masih mencapai 638.107 kilogram,” ungkap Imron.

Dengan begitu, hasil produksi sejauh ini masih di kisaran 34 persen dari target yang ditentukan pemerintah. Imron memaparkan ada beberapa faktor yang memengaruhi rendahnya hasil produksi ikan.

“Salah satunya bisa dikarenakan cuaca yang cukup ekstrem. Khususnya untuk budi daya ikan tawar, cuaca sangat berpengaruh,” bebernya.

Meski begitu, pihaknya tetap optimistis produksi budi daya yang dihasilkan pada tahun ini bisa memenuhi target. Sebab, cuaca selama sisa masa panen pada akhir tahun nanti, diperkirakan lebih stabil.

“Kami juga selalu berupaya melakukan pembinaan budi daya baik untuk air tawar maupun air payau. Jadi kami tetap optimistis target akan terpenuhi, bahkan harapannya melampaui target,” tandas Imron. (tom/mie)