Rehab Jalan Depan Alun-alun Bangil Gunakan Konstruksi Aspal Karet

BANGIL, Radar Bromo – Rencana Pemprov Jatim untuk merehab jalan di depan Alun-alun Bangil terus dimatangkan. Rehab mayor jalan nasional itu bakal dilakukan usai uji lab material rampung.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII wilayah Gempol Pasuruan Probolinggo Rudy Napitupulu mengungkapkan, jalan nasional Bangil-Surabaya sepanjang 1 kilometer tetap akan direhab tahun ini. Rehab ini dilakukan di sepanjang depan Alun-alun Bangil.

Pria asal Kota Medan, Sumut, ini menjelaskan, pekan lalu Balai Besar sempat meminta pelaksana untuk melakukan uji lab. “Pelaksanaan rehab mayor tetap dilakukan tahun ini. Cuma masih ada kendala. Sebab, hasil uji coba aspal karet belum sesuai,” ungkapnya.

Rudy -sapaan akrabnya- mengatakan Balai Besar belum bisa memastikan waktu pelaksanaan dari rehab mayor di jalan nasional itu. Sebab, masih menunggu komposisi aspal karet yang pas untuk kondisi ruas jalan setempat.

Ya, rencananya ruas jalan setempat bakal direhab dengan menggunakan teknologi aspal karet. Dengan aspal karet itu, Rudy menyebut, konstruksi aspal bakal lebih kuat.

Pihaknya sendiri sudah meminta agar pelaksana kembali mengajukan material baru. Jika aspal karetnya sesuai, maka pelaksanaan bisa langsung dilakukan.

Menurutnya, rehab ini bukannya tanpa alasan. Sebab, jalan ini merupakan jalur utama dari Surabaya menuju Pasuruan. Sehingga, banyak kendaraan besar seperti truk dan bus melintas di ruas jalan ini.

Sementara itu, kondisi jalan ini sudah membahayakan.

Rehab ini dialokasikan dari anggaran pemeliharaan jalan nasional Gempol sampai Probolinggo. Nilainya mencapai Rp 40 miliar dan dikerjakan dengan sistem long segment, yaitu pelaksana bertanggung jawab perbaikan jalan mulai Gempol sampai Probolinggo.

“Masih nunggu hasil lab. Kalau masuk spesifikasi baru dan sesuai, maka rehab akan langsung jalan. Kami masih menunggu,” terang Rudy. (riz/mie)