Dua Pasar di Kab Pasuruan Ini Bakal Jadi Percontohan E-Retribusi

BANGIL, Radar Bromo – Penerapan e-Retribusi pasar atau pembayaran retribusi pasar secara digital terus dimatangkan. Sejauh ini, pemkab setempat masih melakukan sosialisasi untuk merealisasikan pungutan retribusi berbasis online tersebut.

Kepala Bidang Pasar Disperindag Kabupaten Pasuruan Gatot Sutanto menyampaikan, penerapan retribusi pasar berbasis online tidak bisa direalisasikan serta merta. Ada beberapa tahapan agar pelaksanaannya bisa sesuai dengan yang diharapkan.

Karena selain berkaitan dengan perangkat, juga berkaitan dengan kebiasaan masyarakat dalam hal ini pedagang pasar. “Bukan tidak mungkin ada pro dan kontra. Tapi, program tersebut harus tetap jalan. Makanya, sosialisasi inilah kami lakukan,” kata Gatot-sapaannya.

Menurut Gatot, penerapan e-Retribusi Pasar bakal direalisasikan tahun ini. Setidaknya, ada dua pasar daerah yang akan mengawali jalannya program.

Selain Pasar Gempol, juga ada Pasar Gondangwetan. “Pasar daerah akan menyusul secara bertahap. Yang pasti, tahun ini target kami dua pasar tersebut terlaksana. Setidaknya, November bisa berjalan,” akunya.

Selain masih tahap sosialisasi, rencana penerapan e-Retribusi itu masih tahap penyediaan sarana dan prasarana. Pihaknya akan bekerja sama dengan pihak perbankan untuk mewujudkannya.

“Nantinya, pedagang akan diberi ATM untuk pembayaran retribusinya. Selain sosialisasi, kami juga masih tahap penyiapan perangkat dan peralatannya,” urainya.

Disampaikan Gatot, penerapan e-Retribusi ini bukan tanpa alasan. Selain mempermudah dalam pemungutan dan pembayaran juga untuk menjaga agar tidak ada kebocoran PAD dalam retribusi pasar tersebut. (one/mie)