Direhab, Lapangan Petahunan Mulai Diuruk

GADINGREJO, Radar Bromo – Harapan warga Kota Pasuruan untuk bisa memanfaatkan Lapangan Petahunan lebih nyaman, bakal segera terpenuhi. Sebab, Pemkot setempat mulai mempercantik perwajahan lapangan tersebut.

Fasilitas olahraga yang berada di Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, itu mulai direhab total sejak Agustus lalu. Proyek ini memakan biaya senilai Rp 1,6 miliar yang dialokasikan dari APBD 2019.

“Saat ini progresnya sudah mencapai 25 persen. Memang, perlu dilakukan pengurukan lebih dulu agar permukaan tanahnya setara dengan jalan maupun drainase,” beber Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Pasuruan Hardi Utoyo.

De Hardi –sapaan akrab Hardi Utoyo- menyebut, tanah lapangan sebelumnya diuruk dengan ketinggian sekitar 65 sentimeter. Kondisi selama ini lebih rendah dari saluran air membuat lapangan kerap tergenang. Terutama saat musim hujan karena lapangan itu dikelilingi saluran air.

Setelah diuruk, permukaan lapangan akan kembali ditanami rumput. Tapi, yang dilakukan selama rehab nanti tak hanya menguruk permukaan lapangan saja. Sejumlah fasilitas yang dibutuhkan sesuai standar lapangan akan dipenuhi.

“Beberapa fasilitas penunjang juga akan disediakan. Seperti pagar besi di sekeliling lapangan, bench pemain, dan toilet,” ujarnya.

Dengan begitu, kondisi lapangan akan lebih representatif. Setidaknya, lapangan tersebut lebih layak untuk digelar pertandingan. Hardi menyebut, rehab lapangan itu ditarget rampung sebelum ganti tahun. “Pelaksanaannya membutuhkan waktu 4 bulan atau 120 hari,” jelas Hardi. (tom/mie)