Karhutla di Blok Sidomulyo Lereng Welirang Hanguskan 26 Ha Lahan

PRIGEN, Radar Bromo – Upaya tim gabungan dari TNI, Polri, Pamhut, dan relawan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Blok Sidomulyo, Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen di lereng Gunung Welirang akhirnya membuahkan hasil. Api yang berkobar Senin (7/10) pagi berhasil dipadamkan sekira pukul 23.30 malam harinya.

Usai memadamkan api, tim tetap menyisir untuk mengantisipasi munculnya titik api baru. Selasa (8/10) pagi selepas subuh, tim gabungan pun akhirnya kembali ke pos izin pendakian di Tretes, Kecamatan Prigen.

“Pemadaman kebakaran hutannya selesai Senin tengah malam (7/10). Lahan yang terbakar cukup luas, sekitar 26 hektare,” ujar Junet, staf UPT Tahura R. Soerdjo wilayah Pasuruan.

Proses pemadaman itu sendiri disebutkan butuh waktu lama. Sebab, medannya cukup sulit. Selain curam dan terjal, lokasi terbakar ada di ketinggian sekitar 1.600 meter dari permukaan air laut (mdpl). Selain itu, kencangnya embusan angin membuat petugas gabungan kesulitan menjinakkan api.

Ditambah lagi vegetasi yang ada di lokasi mudah terbakar, seperti alang-alang, semak belukar, juga cemara gunung. “Penyebab kebakarannya, dari sisa-sisa tunggak dan bara api dari kebakaran hutan sebelumnya. Muncul titik api baru usai terbawa embusan angin. Sehingga, merembet ke tempat lain atau lokasi baru,” terang Junet.

Meski kobaran api sudah dijinakkan, namun jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang dipastikan masih ditutup sementara. Sebab, jalur pendakian dinilai belum aman. Potensi munculnya kebakaran lagi masih cukup tinggi.

“Selama belum turun musim hujan, kebakaran hutan masih rawan terjadi di lapangan. Untuk menghindari hal tak diinginkan, jalur pendakiannya tetap ditutup sementara,” katanya. (zal/mie)