Kadin Kab Probolinggo Jalin Kerja Sama Bisnis dengan Kadinda DIJ

CENDERAMATA: Dewan Pertimbangan Kadin Kabupaten Probolinggo Cipto Santosa menyerahkan cenderamata kepada Waketum Organisasi Kadinda Daerah Istimewa Jogjakarta Gonang Juliastono. (Suyuti/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Kunjungan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Probolinggo ke Kadinda Daerah Istimewa Jogjakarta, Senin (7/10), membuahkan hasil. Dalam waktu dekat, kedua belah pihak sepakat melakukan kerja sama bisnis. Mulai produk UMKM hingga destinasi wisata.

“Segera bentuk tim kecil untuk membicarakan potensi apa yang bisa dikerjasamakan, sehingga kunjungan ini tidak selesai sampai di sini. Tapi, ada yang tindak lanjutnya,” jelas Wakil Ketua Umum (Waketum) Kerja Sama Antarlembaga, Pemberdayaan Kadin Kabupaten/Kota, Asosiasi dan Himpunan Kehumasan Kadinda Jogjakarta Mirwan Syamsudi Syakur.

Saat itu, Mirwan didampingi beberapa pengurus lainnya. Yakni, Waketum Organisasi Gonang Juliastono; Waketum Bidang Industri Kreatif, Jasa, Seni Budaya Eddy Purjanto; Komite Tetap Hubungan Industrial, Keselamatan dan Kesehatan Kerja Teny Dewi; dan Vice Chairman of Commerce, Distribution, Logistic, International Relations, Promotion & Investment Wawan Harmawan.

Mirwan mencontohkan, pada 2020 nanti bakal digelar event Jogja Heboh selama dua bulan. Event yang akan menjadi kalender tetap nasional ini, bisa diikuti siapa saja. Termasuk Kadin Kabupaten Probolinggo. “Ini bisa menjadi titik awal kerja sama kita. Silakan berkolaborasi dengan Pemkab Probolinggo untuk mengikuti event ini. Tampilkan semua potensinya,” ujar Mirwan di hadapan pengurus Kadin Kabupaten Probolinggo.

Rencananya, event Jogja Heboh akan dipresentasikan saat Rapimnas Kadin. “Event ini akan dibuka oleh Presiden RI,” ungkap Gonang Juliastono. Hal ini menjadi kesempatan bagi Kadin Kabupaten Probolinggo untuk mempromosikan semua potensinya. “Seperti potensi wisata, belum semuanya terdengar di sini. Padahal, wisatanya sangat menarik,” tambah Wawan Harmawan.

Sementara Edy Purjanto mengatakan, Desember 2019 nanti bandara internasional Jogjakarta akan dioperasikan. Bandara ini akan menjadi hub wisatawan sebelum ke daerah lainnya. “Ini potensi yang luar biasa. Banyak wisatawan yang akan datang ke Jogja,” jelas Edy. Dia menyebutkan, kunjungan wisatawan domestik mencapai 6 juta orang per tahun, sedangkan wisman 250 ribu per tahun.

Dewan Pertimbangan Kadin Kabupaten Probolinggo Cipto Santosa mengapresiasi keinginan menjalin kerja sama tersebut, sehingga potensi Kabupaten Probolinggo bisa dikenal di pasar yang lebih luas. Tidak hanya nasional, tapi juga pasar internasional. “Jogja tidak hanya dikenal sebagai kota pendidikan. Tapi, menjadi jujukan wisatawan domestik dan mancanegara,” ungkap Cipto.

Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Probolinggo terkait tawaran kerja sama ini. “Kami juga akan segera membentuk tim kecil untuk membicarakan potensi apa saja yang akan dikerjasamakan,” jelas Cipto, yang dalam kunjungan itu didampingi sejumlah pengurus Kadin lainnya. (syt)