DPRD Kota Pasuruan Bahas Tatib-Kode Etik hingga ke Jogjakarta

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Pembahasan tata tertib dan kode etik DPRD Kota Pasuruan terus dimatangkan. Bahkan, pembahasannya pun tak hanya dilakukan di Kota Pasuruan. Dewan melanjutkan pembahasan itu ke Jogjakarta.

Mereka berangkat menunaikan kunjungan kerja sejak kemarin (7/10). Rencananya, anggota dewan akan berada di Jogjakarta selama tiga hari ke depan. Agenda kunjungan itu dimaksudkan untuk mematangkan materi kode etik maupun tatib yang tengah dibahas.

Wakil Ketua DPRD Kota Pasuruan Farid Misbah mengaku, agenda itu cukup penting. Pihaknya berharap Panja Perumus mendapat bahan lebih banyak sebelum mengesahkan tatib dan kode etik dewan. “Ini juga untuk studi banding guna mematangkan tatib dan kode etik yang sedang dibahas,” katanya singkat.

Setibanya di Jogjakarta nanti, anggota dewan memiliki agenda kunjungan ke dua daerah. Yakni, Bantul dan Kulonprogo. Mereka akan berkonsultasi dengan masing-masing lembaga legislatif di sana.

Anggota Panja Perumus Tatib M Yasin menyebut beberapa poin telah diusulkan oleh Fraksi PKB. “Kemarin kami sempat usulkan agar dewan bisa menyampaikan pokok pikiran kepada eksekutif terkait dengan RKPD,” jelas Yasin.

Disamping itu, lanjut Yasin, pihaknya juga mengusulkan agar proses rekrutmen direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bisa melibatkan dewan. Setidaknya, dewan dimintai pendapat terkait siapa saja yang bakal menduduki direktur BUMD.

“Seperti direktur PDAM dan RSUD, paling tidak dewan bisa memberi masukan ataupun rekomendasi,” jelasnya. (tom/mie)