Bakar Sampah, Parkiran Truk di Jl Brantas Ikut Terbakar

SULIT PADAM: Petugas Unit Damkar BPBD Kota Pasuruan butuh waktu dua jam untuk memadamkan api yang membakar kayu mebel di Kelurahan Randusari, Kecamatan Gadingrejo. Sebanyak 90 persen kayu yang dijemur, ludes terbakar. (Foto: Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

KADEMANGAN, Radar BromoKebakaran hebat terjadi di Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Selasa (8/10). Sebuah lahan parkiran truk di  Jl Brantas terbakar. Diduga, api berasal dari sisa membakar sampah di sekitar parkiran tersebut.

Kebakaran sendiri terjadi sekitar pukul 10.00. Tidak ada korban jiwa atau kerugian materiil dalam kebakaran itu. Namun, kebakaran membuat warga Perumahan Permata Indah di sekitar lokasi kebakaran menjadi panik.

Wawan, salah satu warga di Perumahan Permata Indah mengatakan, api yang membakar lahan parkiran itu cukup besar. Bahkan, kobaran api bisa dilihat jelas dari balik tembok yang membatasi lahan parkiran truk dengan perumahan.

Akibatnya, warga perumahan panik. Mereka takut api merembet ke lokasi perumahan. “Kami tahunya api sudah besar. Warga sini akhirnya keluar sambil minta tolong agar menghubungi petugas Damkar,” bebernya.

Petugas saat berupaya memadamkan api yang melalap lahan parkiran truk. (Rizky Putra Dinasti/ Radar Bromo)

Dari aroma asap dan warna asap yang dihasilkan, Wawan menduga api membakar ban bekas di lokasi parkiran. “Jika dicium dari aroma dan warna asapnya, sepertinya ban bekas yang terbakar,” bebernya.

Sementara itu, kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar Kota Probolinggo dibantu petugas PT PAI.

Sulis Susanto, salah satu petugas Damkar Kota Probolinggo menduga, api berasal dari sampah yang dibakar.

Kemudian api menjalar hingga ke sejumlah titik. Termasuk di lokasi tumpukan ban bekas yang diletakkan di belakang tembok area parkir truk.

“Dugaannya ini ada yang bakar sampah. Karena angin kencang api mudah menjalar. Sebab, lokasi sekitar juga banyak rumput kering,” bebernya.

Api mudah menjalar lantaran di lokasi milik salah satu perusahaan di Jl Brantas itu banyak rumput kering. Sayangnya sejumlah petugas garasi tidak ada yang berani berkomentar.

“Saya tidak tahu, Mas. Tiba-tiba apinya besar,” terang Aji, salah satu sekuriti parkiran truk. (rpd/hn)