4 Unit Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Api di PT MBM, Tiga Tahun Lalu Juga Pernah Kebakaran

GEMPOL, Radar Bromo – Insiden kebakaran pabrik kembali terjadi di Kabupaten Pasuruan. Giliran PT. Mitra Binamandiri Makmur (MBM), di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol. Pabrik produksi aneka mebeler dari bahan rotan dan kayu tersebut, terbakar Minggu (6/10) sore. Besarnya api bahkan membuat kepulan asap membumbung tinggi.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, api membakar satu blok bangunan sekitar pukul 16.00 sore. Bangunan tersebut di dalamnya merupakan ruang produksi, gudang menyimpan  barang dan juga bahan baku.

BUKAN INSIDEN PERTAMA: Selain insiden kebakaran Minggu sore, kebakaran di PT MBM sudah pernah terjadi tiga tahun silam. (Foto: Polsek Gempol for Jawa Pos Radar Bromo)

Kontan saat itu juga, warga sekitar TKP berdatangan. Karena penasaran sekaligus melihat dari dekat kejadian kebakaran tersebut.

Selain itu, para pekerja yang ada di dalam pabrik dan tengah lembur kerja, menghentikan aktifitasnya. Kemudian menjauh dari lokasi kebakaran untuk menyelamatkan diri.

“Kami ketahui, apinya langsung membesar berasal dari ruang belakang. Terlihat jelas dari luar, meskipun tidak berada di dalam pabrik,” cetus Sueb, salah seorang warga saat kejadian berada di warung kopi yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari TKP.

Bersamaan dengan kejadian ini, empat unit mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba ke lokasi. Terdiri dua unit dari PT. Gudang Garam Tbk. Sisanya masing-masing satu dari Pemkab Pasuruan dan Sidoarjo.

“Penyebab kebakaran belum diketahui secara persis karena apa. Dugaan awal dari korsleting listrik,” kata Kapolsek Gempol Kompol Maryono.

Kapolsek menyebutkan kebakaran terjadi di PT. MBM lokasinya di belakang, sisi sebelah timur. Proses pemadamannya memakan waktu lama, karena di dalam bangunan yang terbakar merupakan ruang produksi. Selain itu juga terdapat gudang barang dan bahan baku semacam cat, tinner serta lainnya.

“Laporan ke kami dari pihak perusahaan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Sebaliknya hanya kerugian materiil saja Nilainya masih di inventarisir,” ungkapnya. Kasus kebakaran di pabrik ini juga pernah terjadi. Tepatnya sekitar tiga tahun yang lalu.

Hingga berita ini ditulis, proses pemadaman di TKP oleh tim damkar gabungan masih berlangsung. Apinya belum berhasil dipadamkan secara total. (zal/fun)