Polisi Gerebek Lagi Sarang Begal Plososari, Temukan Tiga Motor dan Tujuh Bondet

GRATI, Radar Bromo – Upaya kepolisian menumpas kejahatan jalanan terus dilakukan. Jumat (4/10), tim gabungan menggerebek beberapa rumah terduga pelaku begal di Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Sayangnya, penggerebekan itu tak berlangsung mulus.

Sejumlah terduga pelaku tak ditemukan petugas yang terdiri atas Polres Pasuruan Kota, Polres Probolinggo Kota, dan Jatanras Polda Jatim. Di sejumlah rumah terduga pelaku, petugas hanya menemukan tiga motor dan tujuh bondet.

Penggerebekan dimulai sekitar pukul 04.30. Mulanya, polisi menggerebek sebuah rumah di Dusun Sumbersuko, Desa Plososari.

Diduga kuat, rumah tersebut selama ini ditinggali oleh seorang pelaku begal berinisial HD. Namun, HD tak berada di rumah itu. Kali ini ia lolos dari perburuan polisi.

LIBATKAN TIM: Saat penggerebekan, kepolisian melibatkan banyak pihak. (Foto Polres Pasuruan Kota)

 

“Kami hanya mengamankan beberapa barang bukti dari rumah tersebut,” kata Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso.

Meski HD tak di rumah, polisi tetap menggeledah rumah itu. Hasilnya, polisi mendapati sebuah tas ransel berwarna hitam yang berisi tujuh buah bondet. Tas tersebut ditemukan di kamar HD.

“Kami juga mengamankan dua unit motor yang diduga hasil kejahatan,” ujar Slamet. Dua motor itu yakni Yamaha Mio dan Honda Vario.

Setelah tak menemukan sasaran utama, polisi bergerak ke Dusun Brongkol, Desa Cukur Gondang, Kecamatan Grati. Tujuannya, yakni menangkap RC yang juga komplotan HD. Lagi-lagi, upaya polisi sia-sia.

“Yang bersangkutan juga tidak ada di rumah saat dilakukan penggerebekan,” beber Slamet.

Polisi kembali menggeledah seisi rumah itu. Di sana, ditemukan sebuah senjata tajam jenis celurit dan motor Yamaha RX King. Semua barang yang ditemukan kemudian diamankan di Mapolres Pasuruan Kota.

“Sekarang kami kembali menyelidiki para pelaku. Mereka sudah ditetapkan sebagai DPO,” tandasnya. (tom/hn/fun)