Dua Pasar Daerah di Kab Pasuruan Belum Ditarik Retribusi

BELUM DITARIK RETRIBUSI: Kondisi Pasar Sukorejo usai direvitalisasi. Saat ini pasar setempat masih belum menarik retribusi karena belum ada serah terima dari Kemendag RI ke pemda. (Foto: Zubaidillah/Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN, Radar Bromo – Penerimaan retribusi pasar daerah di Kabupaten Pasuruan masih cukup bagus. Sampai kuartal kedua atau akhir Agustus lalu mencapai Rp 2,77 miliar.

Meski begitu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan tetap tak berencana menaikkan target di akhir tahun. Ini, lantaran dari 14 pasar daerah, masih ada 2 pasar yang saat ini retribusinya belum optimal. Sebab, belum serah terima dengan Kementerian Perdagangan RI (Kemendag RI).

Edy Suwanto, kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan mengatakan, tahun ini target retribusi pasar daerah mencapai Rp Rp 3,9 miliar. Dengan capaian Rp 2,77 M, hal itu dinilai sudah cukup bagus.

Meski begitu, pemkab tetap tak menggenjot penerimaan dari retribusi pasar daerah di Perubahan APBD (P-APBD). “Saat ini masih ada 2 pasar daerah yang belum kami tarik retribusi. Ini, lantaran setelah direvitalisasi tahun lalu, sampai sekarang belum serah terima dengan Kemendag RI. Sehingga, dilarang untuk menarik retribusi,” terang Edy.

Dua pasar itu yaitu Pasar Grati dan Pasar Sukorejo. Setelah tahap revitalisasi selesai akhir tahun lalu, saat ini kedua pasar itu memang masih proses administrasi. Karena belum ada serah terima dengan Kemendag RI. Sehingga, masih belum ada penarikan retribusi di gedung yang baru tersebut.

Gatot Sutanto, Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Disperindag Kabupaten Pasuruan menjelaskan, serah terima 2 pasar itu baru direncanakan akhir tahun mendatang. “Memang belum serah terima. Meski sudah ditempati, tapi masih tahap sosialiasi,” terangnya.

Selain itu, saat ini juga masih ada 6 pasar daerah yang masih tahap revitalisasi. Sehingga, penerimaan retribusi pun tak bisa maksimal. Dengan pertimbangan itu, pemkab tak mendongkrak target retribusi pasar daerah. (eka/mie)