Pulang Sekolah, Pelajar asal Maron Tewas Ditabrak Truk di Banyuanyar

GENDING, Radar Bromo– Rencana Hilda Iftitah Styuwati, 15, untuk pulang ke rumah usai dari sekolah, justru menjadi petaka. Pelajar asal Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo itu mengalami kecelakaan, Senin sore (30/9), di jalan masuk Desa Pendil, Kecamatan Banyuanyar.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.45. Bermula dari korban yang mengendarai motor Honda Scoopy bernopol N 6693 QA, melaju dari arah utara ke selatan. Saat itu, ia berboncengan Kuswidya Risku Afani, 16, yang juga pelajar dan satu desa dengannya.

Saat itu, di depannya melaju sebuah kendaraan roda dua lain yang tidak dikenal. Kedua pelajar itu lantas kemudian mencoba untuk mendahului kendaraan itu tadi. Sayang, saat menyalip, Hilda terlalu mengambil haluan kanan.

“Kedua pelajar itu kemudian mendahului. Tetapi, diduga terlalu mengambil kanan, ” kata Kanit Laka Polres Probolinggo Ipda Nyoman Harayasa.

Pria yang akrab disapa Nyoman itu menjelaskan, saat keduanya berusaha menyalip dari arah berlawanan munsul sebuah truk bernopol N 8850 UP. Truk ini dikemudikan Nur Hasan, 47, warga Desa Kedungsari, Kecamatan Maron. “Korban tertabrak truk dan akhirnya terjatuh hingga meregang nyawa, ” tandasnya.

Adapun korban yang tewas yakni Hilda. Ia tewas di lokasi kejadian, sebelum sempat dibawa ke rumah sakit. Sedangkan Rifki, mengalami luka luka dan dirawat di Puskesmas Maron. “Selain korban jiwa, insiden ini juga menimbulkan kerugian material sekitar Rp 500 ribu, ” terangnya. (sid/fun)