Tempat untuk PKL Buah Cokro-Mastrip Bisa Tampung 40 Kendaraan

KANIGARAN, Radar Bromo – Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) buah yang berjualan di pinggir Cokro-Mastrip terus dimatangkan. Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo memastikan tempat relokasi PKL buah bisa menampung 40 kendaraan.

Namun, sejauh ini masih belum dipastikan kapan relokasi itu akan dimulai. “Untuk tempatnya, sekitar 200 meter di selatan SPBU Mastrip. Tempat relokasi ini mampu menampung sekitar 40 kendaraan yang digunakan PKL buah,” ujar Gatot Wahyudi, Kepala DKUPP Kota Probolinggo saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo Sabtu (21/9).

Gatot mengungkapkan, saat ini pihaknya akan berkonsultasi dengan wakil wali kota terkait lokasi tersebut. Apakah sudah cukup dengan kondisi dibersihkan saja, lalu bisa digunakan atau perlu dipasang paving.

“Saat ini tempat itu sudah dibersihkan. Tinggal menunggu kepastian apakah akan dipaving atau cukup dibersihkan seperti saat ini,” jelasnya.

Diketahui, maraknya penjual buah dengan mobil dan motor roda tiga disepanjang jalan Cokroaminoto dan Jalan Mastrip menjadi persoalan. Sebab, mereka kerap menggunakan badan jalan hingga kerap memicu kemacetan.

Penertiban di jalan Cokroaminoto sudah pernah dilakukan dan sempat efektif. Namun PKL buah ini kemudian pindah ke jalan mastrip yang berdampak pada ruas jalan mastrip menjadi padat dan kerap arus lalu lintas tersendar pada jam-jam tertentu.

Akhirnya Pemerintah Kota Probolinggo membentuk tim yang dikoordinatori DKUPP untuk melakukan relokasi PKL buah. Termasuk menyiapkan tempat di jalan mastrip yang merupakan lahan aset Pemkot Probolinggo untuk ditempati PKL. (put/mie)