Pulang Malam Mingguan, Pelajar asal Winongan Tewas Tabrakan

WINONGAN, Radar Bromo-Perjalanan pulang Mustofa, 14 dan Latif, 13, warga Desa Bandaran, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan usai menghabiskan malam Minggu, berujung petaka. Sabtu malam (21/9), Mustofa yang masih duduk di bangku SMP tewas usai mengalami kecelakaan di Jalan Raya Winongan.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 21.30. Malam itu Mustofa bersama temannnya, Latif, hendak pulang ke rumahnya dengan mengendarai motor Suzuki Smash nopol N 2147 XL. Mereka melaju dari barat ke timur usai menikmati malam minggu di wilayah Ngopak,.

Setibanya di Jalan Raya Bandaran, ada motor  Honda Verza nopol N 6431 ON dari arah berlawanan yang dikemudikan oleh Kapir, 40, warga Desa Bandaran, Kecamatan Winongan.

Diduga karena berjalan terlalu ke kanan, motor yang dikemudikan Mustofa pun bertabrakan adu moncong dengan Honda Verza itu. Akibatnya, Mustofa dan Latif terjatuh ke arah kanan sementara Kapir terjatuh ke arah kiri.

Kapir mengalami luka memar pada pundak kanan dan dirawat di Puskesmas Winongan. Sementara, Mustofa tewas saat dirawat di RSUD Bangil.

Ia mengalami lebam pada mata kanan, lebam pada kaki kiri, dan hidung mengeluarkan darah. Temannya yang dibonceng yakni Latif mengalami luka lecet pada kaki kiri, lutut kiri mengalami memar, dan dirawat di Puskesmas Winongan.

Sedangkan motor Honda Verza mengalami kerusakan pada bodi depan ringsek dan ditaksir mengalami kerugian Rp 1,5 juta. Motor Suzuki Smash mengalami kerusakan pada lampu depan pecah, selebor depan pecah, dan sekok depan bengkok. Ditafsir mengalami kerugian Rp 750 ribu.

Kaposlantas Poslantas Kejayan Aiptu Abdur Rohim menjelaskan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi, penyebab laka karena pengendara Suzuki Smash  kurang berhati-hati.

“Mustofa mengemudikan motornya terlalu ke kanan. Dia tidak memperhatikan adanya motor yang berjalan dari arah sebaliknya. Sehingga motornya pun tertabrak,” terang Abdur Rohim. (riz/mie)