Target 21.200 Sapi Perah Bunting di Program Inseminasi Buatan

POPULASI DIGENJOT: Sejumlah sapi perah warga Tutur. Tahun ini Pemkab Pasuruan menargetkan ada 21.200 sapi perah yang bisa bunting untuk menambah populasinya. (Foto: Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

TUTUR, Radar Bromo – Upaya meningkatkan populasi sapi perah di Kabupaten Pasuruan terus dilakukan. Salah satunya, lewat program suntik inseminasi buatan (IB).

Tahun ini Dinas Peternakan Pemkab Pasuruan juga melakukan suntik IB kepada sapi perah. Targetnya tahun ini ada 21.200 ekor sapi perah yang bisa bunting sehingga meningkatkan populasi sapi perah.

Ari Widodo, kabid Produksi pada Dinas peternakan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Pemkab Pasuruan mengatakan, tahun lalu program IB masih diperuntukkan untuk jenis sapi potong saja. Nah, tahun ini sapi perah juga ditargetkan untuk ditambah populasinya.

“Untuk tahun ini suntik IB tidak hanya untuk sapi potong. Sapi perah di Kabupaten Pasuruan juga ditargetkan ditambah populasinya,” terangnya.

Untuk sapi potong, populasinya didongkrak demi mewujudkan swasembada daging. Sementara sapi perah populasinya didongkrak lantaran Kabupaten Pasuruan merupakan lumbung produksi susu.

Sampai akhir Juli lalu, terdata di Dinas Peternakan sudah ada 15 ribu sapi perah yang sudah disuntik IB. Sehingga, bulan yang tersisa sampai akhir tahun nanti masih kurang 6.200 sapi perah yang ditarget suntik IB.

Ari mengatakan, populasi sapi perah di Kabupaten Pasuruan memang cukup tinggi hingga mencapai 90 ribu populasi sampai akhir 2018 lalu. “Harapannya dengan suntik IB, populasi sapi perah bisa makin bertambah dan hasil susu perah nantinya juga makin tinggi,” terangnya. (eka/mie)