Tabrak Guardrail di Jurang Ampel Prigen, Warga Mojokerto Tewas

PRIGEN, Radar Bromo – Kecelakaan maut kembali terjadi di kawasan jurang ampel, Jalan Raya Trawas-Prigen. Tepatnya di Desa Lumbangrejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Seorang pemotor tewas setelah menabrak guardrail di jalan berkelok serta menurun tajam itu.

Korban diketahui bernama Candra Baliantara Herlam, warga Desa Balongrawe, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Pemuda berusia 23 tahun itu mengendarai motor Suzuki Satria Fu bernopol W 6676 YK. Tidak sendirian, ia membonceng temannya, Azriel Whally, warga Desa Balongrawi Baru, Kecamatan Kedundung, Kota Mojokerto.

Petaka menimpanya sekitar pukul 11.00, Sabtu (21/9). Saat itu, korban melintas dari selatan ke utara, atau dari arah Trawas menuju Prigen. Begitu melintasi kawasan jurang ampel, motor yang dikendarai korban melaju dengan kecepatan kencang.

Di sisi lain, kondisi jalan menurun curam, kemudian langsung berkelok tajam. Saat itulah, diduga rem motor korban tak berfungsi dengan baik.

“Ketika melintasi jalan belok menurun, pemotor tidak bisa menguasai kendaraannya,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan, Iptu Marti.

Petaka pun tak terhindarkan. Motor korban terus melaju, hingga menabrak pagar pembatas jalan atau guardrail di kelokan itu. korban dan Azriel jatuh dari motor. Mereka tersungkur di tepi jalan. Sedangkan guardrail yang ditabrak patah.

Kecelakaan tunggal itu mengakibatkan korban mengalami perdarahan parah. Terutama pada bagian telinga dan hidungnya. Serta dahinya terluka.

Beberapa saat setelah kecelakaan, korban meninggal. Jasadnya kemudian dibawa ke RS Pusdik Brimob Watukosek untuk divisum. Sementara itu, Azriel yang dibonceng selamat. Remaja 19 tahun itu hanya mengalami luka lecet pada tangan kanan dan dahinya. Petugas pun langsung melarikannya ke Puskesmas Prigen.

Marti menyebut, pihaknya langsung menggelar olah TKP, Sabtu. Motor yang dikendarai korban kini diamankan di Poslantas Pandaan sebagai barang bukti. Marti juga belum bisa memastikan penyebab kecelakaan tersebut. Termasuk dugaan rem blong.

Menurutnya, pihaknya perlu mendalami keterangan saksi-saksi guna memastikan penyebab kecelakaan. “Berdasarkan hasil olah TKP, faktor yang mempengaruhi terjadinya laka karena pemotor yang kurang berhati-hati,” jelasnya. (tom/hn)