Pasokan Lancar, Harga Cabai di Pasuruan Terus Turun

STOK BANYAK: Seorang petani di Pasuruan saat memanen cabai, beberapa waktu lalu. Saat ini harga cabai rawit dan cabai merah di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Pasuruan mulai turun dan stabil. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

Related Post

BANGIL, Radar Bromo – Sempat melambung, harga cabai rawit di wilayah Kabupaten Pasuruan berangsur turun. Penurunan yang terjadi cukup tinggi hingga hampir 50 persen dibanding sebelumnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Pasuruan Edy Suwanto menyampaikan, turunnya harga cabai ini dipengaruhi pasokan barang yang mulai lancar di pasaran. Ketersediaan cabai yang cukup banyak, membuat harganya pun berangsur turun.

Sebelumnya, harga cabai di pasaran pada pertengahan Agustus 2019 berada dikisaran Rp 80 ribu per kilogramnya. Namun, saat ini harga cabai rawit sudah berada di level Rp 45 ribu per kilogramnya. “Sudah ada penurunan harga untuk cabai rawit sekitar 50 persen,” kata Edy.

Hal tersebut tidak hanya berlaku untuk cabai rawit, karena untuk komoditas cabai merah tak jauh berbeda. Bahkan, cenderung turun tajam.

Sebelumnya, harga cabai merah berada dikisaran Rp 70 ribu per kilogramnya. Namun, saat ini hanya Rp 20 ribu per kilogramnya.

“Kami akan terus melakukan pemantauan harga tersebut. Supaya, gejolak naik-turunnya harga bisa terus diketahui dan diambil langkah-langkah penanganannya,” jelasnya. (one/mie)