Harga Cabai Rawit di Kota Probolinggo Turun, Tomat Naik

KANIGARAN, Radar Bromo – Harga sejumlah komoditas Pertanian di Kota Probolinggo dalam beberapa pekan terakhir mengalami perubahan. Seperti harga tomat yang rendah sudah mulai naik. Sedangkan, harga cabai rawit mulai semakin murah.

“Harga tomat selama beberapa waktu memang murah. Di pasar ada yang menjual Rp 1.500 per kilogram. Tapi, dari pantauan hari ini harga tomat sudah naik menjadi Rp 3.000 per kilogram,” ujar Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian Kota Probolinggo Subagyo, Senin (16/9).

Sebaliknya, harga cabai rawit yang sempat melambung tinggi mulai menurun. Berdasarkan data dari 3 UPT Pasar, meliputi Pasar Baru, Pasar Kronong, dan Pasar Wonoasih, harga rata-rata cabai rawit sempat menyentuh Rp 80 ribu per kilogram. “Saat ini sudah Rp 40 ribu per kilogram. Kami juga sudah memantau ke distributor mengenai kelancaran suplai cabai rawit,” ujarnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Probolinggo Adenan membenarkan turunnya harga cabai rawit. Meski sudah turun, tapi tidak berdampak pada inflasi Kota Probolinggo. “Kota Probolinggo masih mengalami inflasi, meski harga cabai rawit sudah turun. Inflasi Kota Probolinggo bulan Agustus sebesar 0,27 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Probolinggo Sudiman mengatakan, harga komoditas terpengaruh dengan persediaan. “Jika komoditas panen bersamaan, harganya pasti akan turun. Komoditas pertanian cenderung panen secara bersamaan,” ujarnya. (put/rud)