Ajak Generasi Muda Kenang Darmoyudo

PURWOREJO, Radar Bromo – Pemandangan tak biasa terlihat di area Makam Darmoyudo di Jalan Darmoyudo Utama, Kelurahan/Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Jumat (13/9). Ratusan warga sekitar berkumpul di persemayaman terakhir Bupati Pasuruan ke dua tersebut.

Lantunan ayat suci Alquran lamat-lamat terdengar kemudian dilanjutkan dengan doa. Ratusan warga, mulai dari pria, wanita, bahkan anak-anak tampak khidmat mengikuti kegiatan itu hingga selesai.

Siang itu tengah digelar selamatan desa yang rutin diselenggarakan setiap tahun. Tepatnya, di hari Jumat Legi saat memasuki bulan Suro.

Tradisi itu telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu. Warga memang sengaja tetap melestarikan tradisi tersebut di tengah pesatnya perkembangan zaman saat ini.

Dipilihnya area Makam Darmoyudo sebagai tempat selamatan desa bukan suatu kebetulan. Warga berharap keberadaan tokoh penting di era terdahulu itu bisa diresapi oleh generasi muda. Khususnya untuk mewarisi semangat perjuangannya.

“Jadi, tidak untuk mengkultuskan. Namun, semata-mata untuk mengenang jasa pejuang seperti Mbah Darmoyudo. Makanya, tadi juga saya sampaikan dalam taushiyah, selain jasa Mbah Darmoyudo, juga sosok Pak Habibie yang baru saja meninggalkan kita,” kata Ngaderi, tokoh masyarakat setempat.

Setidaknya, dua tokoh yang disebutnya itu diharapkan dapat melecut semangat generasi muda untuk sadar akan pentingnya ilmu.

Ngaderi menyampaikan, dalam pandangan agama pun keilmuan dianggap sebagai hal yang cukup penting bagi umat.

“Islam menghendaki umatnya untuk memperbanyak ilmu, baik laki-laki maupun perempuan. Namun, juga tidak kalah penting untuk direnungkan, setinggi apapun ilmu itu tak bakal dibawa mati,” pungkasnya. (tom/mie)