Tambahan SDM Pelayanan Ketenagakerjaan Tunggu Formasi CPNS    

PANDAAN, Radar BromoTahun ini Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkab Pasuruan sudah mendapat tambahan sumber daya manusia (SDM). Baik itu untuk tenaga mediator, pengantar kerja, dan instruktur pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK).

Meski begitu, kondisi SDM di Disnaker saat ini ternyata masih kurang. Disnaker setempat pun membutuhkan tambahan SDM lagi untuk pelayanan ketenagakerjaan di wilayahnya.

Hal itu disampaikan Agus Hernawan, sekretaris Disnaker setempat. “Untuk penambahan SDM-nya, kami tunggu formasi CPNS yang baru. Sebab, sesuai regulasi pusat statusnya harus PNS,” katanya.

Menurut Agus, bila sebelumnya mediator ketenagakerjaan hanya ada 3 orang, kini bertambah menjadi 4 orang. Sementara pengantar kerja dari dua personel, kini ditambah satu lagi menjadi tiga. Selanjutnya, instruktur pelatihan di BLK, bila sebelumnya tidak ada sama sekali, kini ada satu personel.

Jumlah tenaga ketenagakerjaan itu sendiri dinilai masih jauh dari ideal. Sebab, Kabupaten Pasuruan sendiri memiliki wilayah yang luas plus masuk daerah industri.

“Untuk mediator, minimal butuh 6-7 orang; pengantar kerja 5 orang dan instruktur pelatihan di BLK 12 orang. Jadi, masih kurang banyak. Karena harus PNS, jadi untuk tambahan SDM-nya kami masih menunggu,” jelas Agus.

Sambil menunggu tambahan SDM dari tes CPNS, Disnaker juga memaksimalkan tenaga yang ada di lapangan. “Khusus instruktur pelatihan, terpaksa kami datangkan dari Disnaker Pemprov Jatim. Itu jika ada kegiatan pelatihan di BLK,” terangnya. (zal/mie)