Warga Sumberanyar Ini Terjerat Penipuan di Empat Lokasi Lebih

NGULING, Radar Bromo – Polsek Nguling terus mendalami aksi penipuan dan penggelapan yang dilakukan Mahmudiono, 41. Warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, itu diketahui melakukan aksi tersebut di empat lokasi berbeda.

Kanitreskrim Polsek Nguling Aiptu Adjie Anggoro mengungkapkan, penangkapan pada Mahmudiono masih terus didalami. Sebab, aksi ini diketahui sudah lama dilakukan olehnya. Dari pengakuannya, ia telah beraksi sejak 2017.

“Memang pelaku merupakan pemain lama. Ia mengaku sudah melakukan aksi penipuan ini selama dua tahun terakhir,” ungkapnya.

Adjie –sapaan akrabnya- menjelaskan, sejauh ini Mahmudiono tidak mengaku secara pasti masyarakat yang menjadi korban penipuannya. Pelaku mengaku lupa secara pasti jumlah aksi yang dilakukannya. Namun, dipastikan lebih dari empat lokasi.

“Memang sejauh ini data yang kami dapat cuma empat lokasi. Sebab, yang melapor hanya mereka. Namun, dari penyidikan lebih dari itu dan mereka tidak melapor,” terang Adjie.

Diketahui, Mahmudiono, 41, warga Dusun Prokimal, Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, harus menghabiskan hari-harinya di balik jeruji besi. Itu, setelah dirinya diamankan Polsek Nguling karena terlibat aksi penipuan dan penggelapan.

Selama ini, ia bersembunyi di Kabupaten Jember dan berhasil ditangkap saat baru turun dari bus di Dusun Wonokaton, Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling. Awalnya, ia diketahui melakukan aksi ini di empat lokasi, ternyata dari hasil penyidikan lebih dari itu. (riz/mie)