Tersisa Normalisasi 10 Jaringan Irigasi di Kab Pasuruan

BANGIL, Radar Bromo – Normalisasi jaringan irigasi di kawasan Kabupaten Pasuruan terus dikebut. Langkah ini dilakukan untuk mengejar musim kemarau yang masih berlangsung hingga kini.

Plh Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka menyampaikan, proses normalisasi jaringan irigasi di wilayah Kabupaten Pasuruan masih berjalan. Hingga saat ini, hampir semuanya sudah dirampungkan.

Hanya menyisakan sekitar 10 lokasi dari rencana pengerukan sebanyak 80 titik. “Kami upayakan semuanya bisa dituntaskan bulan depan,” kata Hanung.

Menurut Hanung, puluhan jaringan irigasi yang dikeruk itu, tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan. Seperti jaringan irigasi Pejangkungan di Wilayah Rembang; jaringan irigasi Panditan, Kecamatan Lumbang; dan sejumlah titik lainnya.

Ada sebanyak 80 jaringan irigasi yang direncanakan bisa dikeruk. Dari jumlah itu, tinggal menyisakan 10 titik. Pihaknya menargetkan bisa rampung hingga Oktober.

Hal ini seiring musim kemarau yang dimungkinkan masih berlangsung. “Karena ketika musim hujan, kegiatan normalisasi akan lebih berat ketimbang kemarau. Sebab, volume air cenderung meningkat,” tambahnya.

Sejauh ini, kata Hanung, beberapa kendala memang sempat melanda dalam proses pengerukan jaringan irigasi. Selain masalah alat berat, juga dipengaruhi medan dan tumpukan sampah di sungai yang menghambat pengangkatan sedimentasi.

“Namun, hal itu masih bisa diatasi. Buktinya, proses normalisasi masih bisa dijalankan,” jelasnya. (one/mie)