Proyek Ruas Jalan Tongas–Lumbang Molor, Kendalanya Lantaran Dikerjakan saat Malam Hari

TONGAS, Radar Bromo – Proyek pembangunan ruas jalan Tongas–Lumbang molor. Dari target awal yang diprediksikan akan selesai akhir bulan September, berubah menjadi bulan Oktober. Hal ini terjadi karena pembangunan sisi jalan dilakukan secara bergantian.

Proyek jalan sepanjang 6,75 kilometer yang telah dikerjakan sejak April tersebut, saat ini pembangunannya saat ini sudah 60 persen tahap pengerjaan. Pembangunan ini dilakukan dengan menggunakan anggaran sebesar Rp 30 miliar. Pembangunan jalan dilakukan dengan mengaspal ruas jalan dan juga membeton sisi jalan.

Kabid Bina Marga PUPR Kabupaten Probolinggo Asrul Bustami mengatakan, jika pembangunan yang dilakukan memang sedikit lama, karena ada beberapa sebab. Di antaranya karena pembangunan hanya bisa dilakukan pada malam hari.

“Pembangunannya dilaksanakan pada malam hari. Sekitar pukul 20.00–04.00. Untuk pembangunan beton di sisi jalan, dilakukan secara bergantian,” ujarnya.

Tak hanya itu, setiap pengerjaan proyek dilakukan dengan sistem buka satu jalur saja. Sehingga ini membuat sedikit kemacetan. Saat ini pengaspalan jalan Tongas–Lumbang telah rampung. Hanya tinggal menyelesaikan pembangunan beton yang berada di sisi jalan. Pembetonan sendiri saat ini sudah mencapai 5,2 kilometer.

“Kami lakukan secara bergantian dengan teknis pengerjaan sepanjang 500 meter sebelah timur selanjutnya 500 meter di sebelah barat,” tandasnya.

Pada prinsipnya, pembangunan ruas jalan Tongas–Lumbang tersebut akan diselesaikan secepatnya. “Paling tidak pembangunan ruas jalan tersebut akan rampung pada bulan Oktober di minggu ke tiga. Mudah-mudahan tidak molor,” jelasnya. (ar/fun)