Blarr… Warga Lumbang Kena Bondet, Kaki Hancur-Luka Bakar 80 Persen

HANCUR: Petugas Polsek Lumbang melakukan olah TKP di rumah korban Sunjoko, Rabu (11/9). Sebagian rumah korban hancur akibat ledakan bondet. Kaki kanan korban juga hancur. (Foto: Polsek Lumbang for Radar Bromo)

Related Post

LUMBANG, Radar Bromo – Sebuah bondet meledak di rumah Sunjoko, 41, warga Dusun Ketondo, Desa Karangjati, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan. Bondet meledak Rabu (11/9), pukul 05.00, saat korban tidur nyenyak.

Akibatnya, korban luka berat. Kaki kanan korban hancur. Korban pun mengalami luka bakar di tubuhnya sebanyak 80 persen.

Tidak hanya itu, rumah korban rusak berat. Bahkan, rumah tetangga korban di kanan dan kirinya juga ada yang rusak. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 50 juta.

Korban sendiri langsung tidak sadarkan diri. Setelah dilaporkan ke Kepala Desa dan Polsek Lumbang, korban dilarikan ke UGD RSUD R. Soedarsono, Kota Pasuruan untuk menjalani perawatan.

Ledakan itu sendiri, didengar oleh semua tetangga korban. Maklum, suara ledakan sangat keras. Watini, tetangga korban adalah salah satu yang mendengar ledakan dari rumah korban, Rabu (11/9).

Menurutnya, ledakan itu membuat rumah korban rusak berat. Selain itu, rumah tetangga di kanan dan kiri rumah korban juga ada yang rusak.

Petugas Polsek Lumbang pun langsung melakukan olah TKP saat itu juga. Berdasarkan hasil olah TKP, dipastikan ledakan berasal dari bondet atau bom ikan.

Kapolsek Lumbang AKP Suparmin menjelaskan, saat ledakan terjadi, di rumah hanya ada dua orang. Yaitu, korban Sunjoko dan istrinya.

Mereka berdua sedang tidur saat itu. Korban tidur di ruang tengah. Sedangkan istrinya tidur di ruang tamu.

“Kami langsung melakukan olah TKP. Jadi, saat kejadian kondisi rumah sepi. Hanya ada korban dan istri korban di rumah. Mereka sedang tidur,” terangnya.

Ledakan sendiri, berasal dari ruang tengah. Tempat korban tidur. Berdasarkan hasil olah TKP, menurut Kapolsek, bondet meledak karena kelalaian korban.

Diduga, korban menyimpan bondet di ruang tengah rumahnya. Kemungkinan, bondet diletakkan di atas lemari atau meja.

Dan pagi itu, tanpa disadari korban, bondet yang disimpan jatuh. Kemungkinan, karena korban yang tidur tidak sadar menendang benda lain tempat bondet diletakkan.

Akibatnya, bondet jatuh dan meledak. Kemudian mengenai korban yang sedang tidur. Sementara istri korban yang tidur di ruangan lain, tidak mengalami luka apapun. Dia selamat.

“Karena posisi ledakan berada di ruang tengah, dugaan awal bondet itu terjatuh dan meledak. Kemudian mengenai pemilik bondet sendiri,” terangnya.

Meski demikian, Polsek Lumbang belum bisa memastikan untuk apa korban menyimpan bom ikan di rumahnya. Sebab, korban berprofesi sebagai petani, bukan nelayan. Hanya saja, menurut Kapolsek, warga Lumbang memang ada yang biasa menyimpan bondet untuk menjaga diri.

Selain kemungkinan itu, Kapolsek belum bisa memastikan untuk apa korban menyimpan bondet. Dia juga belum bisa memastikan apakah bondet ini ada hubungannya dengan tindakan kejahatan atau tidak.

Menurutnya, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui motif korban menyimpan bondet. Namun, tentu saja menunggu korban sadar.

“Saat ini korban tidak sadarkan diri, sehingga belum bisa kami mintai keterangan. Korban mengalami luka berat. Kaki kanannya hancur dan luka bakar di sekujur tubuhnya mencapai 80 persen,” terangnya.

Saat ini Polsek Lumbang sudah mengamankan TKP dengan memasang police line di rumah korban. Kondisi rumah korban rusak para. Bahkan, atap bagian tengah rumah ada yang hancur. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 50 juta. (eka/hn)