8 Motor Curian yang Ditemukan di Plososari Dikembalikan ke Pemiliknya

DIKEMBALIKAN: Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno memimpin pengembalian motor ke Asdiono, warga Alastlogo, Lekok, yang motor Honda Scoopynya berhasil ditemukan di Plososari, Grati. (M Busthomi/Radar Bromo)

Related Post

GRATI, Radar Bromo – Raut muka delapan orang yang mendatangi Mapolres Pasuruan Kota begitu semringah, Rabu (11/9). Betapa tidak, mereka kembali mendapatkan motornya setelah dicuri kawanan maling.

Motor-motor yang dikembalikan ke pemiliknya itu merupakan hasil penggerebekan Tim Resmob Suropati Polres Pasuruan Kota di Plososari, Grati, beberapa waktu lalu. Rabu (11/9), polisi menyerahkan delapan motor itu ke pemiliknya masing-masing.

Yakni, empat unit motor Honda Vario, Honda Mega Pro, Honda CBR, Supra X, serta Scopy masing-masing 1 unit. Motor-motor itu diserahkan langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno.

Sesekali Agus menanyakan kronologi kejadian pencurian yang dialami para pemilik motor itu. Dia juga sempat berpesan agar pemilik motor lebih berhati-hati terhadap aksi pencurian motor maupun begal.

“Kalau diparkir, sebisa mungkin diberi pengaman tambahan ya. Agar meminimalisasi upaya pelaku kejahatan,” pesannya.

Pemilik motor Honda Scoopy, Asdiono, warga Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, mengaku lega motornya bisa kembali. Ia mengaku motornya akan digunakannya untuk bekerja sehari-hari.

Setelah informasi penggerebekan menyebar, Asdiono langsung mendatangi Mapolres. Sebab, ia merasa salah satu dari belasan motor yang diamankan polisi merupakan motornya. Selain memastikan identitas motornya, Asdiono juga semakin yakin motor warna merah itu memang miliknya yang hilang di wilayah Desa Buntalan, Kecamatan Grati, beberapa waktu lalu.

“Saat saya cek ke sini, ciri-cirinya sama. Ada stiker dengan tulisan ‘Bandar Project’. Alhamdulillah sudah ketemu,” kata Asdiono.

Ungkapan serupa juga diutarakan M Jamaali, warga Desa Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Ia bersyukur motor Honda Beat miliknya yang hilang di parkiran tempatnya bekerja kini telah kembali.

Padahal, sebelumnya, ia sempat putus asa dan beranggapan motornya itu tak bakal kembali. “Lega sekali akhirnya dapat membawa pulang kembali motor saya yang sempat dicuri maling,” tutur Jamaali.

Sementara Kapolresta menegaskan, pihaknya akan terus melacak keberadaan komplotan pelaku yang kabur saat penggerebekan beberapa waktu lalu.

Agus bahkan mengaku telah mengantongi identitas para pelaku, meski tak menyebutkan jumlahnya. “Mereka kini sudah tercatat sebagai DPO. Dan, kami tengah berupaya untuk segera menangkapnya,” ujarnya.

Ia juga berharap masyarakat bisa turut serta membantu kepolisian apabila mengetahui informasi keberadaan para pelaku. “Jadi, masyarakat juga kami minta kerja samanya agar citra kampung begal di Plososari itu juga terhapus. Sehingga, masyarakat pun kembali merasa aman,” harapnya. (tom/mie)