2 Ribu Kuota Asuransi Peternakan di Kab Pasuruan Belum Terserap

PERLU DILINDUNGI: Peternak sapi di wilayah Tutur memberi makan hewannya. Di Kabupaten Pasuruan tahun ini mendapat kuota 6 ribu untuk asuransi ternak. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

BANGIL, Radar Bromo – Sampai kuartal kedua atau akhir Agustus lalu, serapan asuransi ternak di Kabupaten Pasuruan sudah mencapai 4 ribu kuota. Jumlah tersebut masih sekitar 66 persen dari kuota yang ditetapkan, yakni sebesar 6 ribu dari pusat.

Irianto, Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan melalui Hari Mulyono, Kabid Usaha Peternakan mengatakan, sampai akhir Agustus lalu, kuota asuransi ternak yang terserap sudah mencapai 4 ribu. Dari jumlah tersebut sementara yang terserap masih di peternak Tutur, Purwodadi, Puspo dan Lumbang.

“Sementara ini masih sekitar 4 ribu yang terserap, dan memang masih ada kuota 2 ribu yang belum terserap sampai akhir tahun nanti,” ujarnya.

Dari Dinas Peternakan sendiri optimis sisa kuota bisa terserap seluruhnya. Ini lantaran sudah ada kepastian bahwa peternak yang tahun lalu sudah mendapatkan asuransi ternak akan meneruskan kembali asuransi tahun ini. Sehingga, pada bulan September sampai November, sisa kuota bakal terserap.

“Jadi, peternak yang tahun lalu sudah dapat asuransi akan habis pada bulan September–November. Sehingga jika meneruskan, maka sisa kuota langsung terserap,” terangnya.

Sejauh ini, kata Hari Mulyono, ada permintaan tambahan ke Dinas Peternakan dari koperasi susu. Namun dinas memang harus menghabiskan dulu kuota, baru mengajukan tambahan kuota ke Provinsi.

“Jika sampai November sudah terserap semua sebanyak 6 ribu, kami coba ajukan lagi. Jika ada sisa dari daerah lain yang belum terserap, biasanya bisa dilalihkan ke darah lain. Kami masih mencoba meminta tambahan agar lebih banyak ternak yang mendapatkan kuota asuransi ternak tahun ini,” pungkasnya. (eka/fun)