Siap-siap, Pemkab Bakal Terapkan E-Retribusi untuk Pasar Daerah

BANGIL, Radar Bromo – Perkembangan teknologi juga bakal dimanfaatkan untuk pengelolaan pasar tradisional di Kabupaten Pasuruan. Dalam waktu dekat ini, Disperindag pemkab setempat berencana menerapkan program e-retribusi jelang akhir tahun.

Gatot Sutanto, kabid Pengelolaan Pasar Disperindag Kabupaten Pasuruan mengatakan, selama ini penarikan retribusi untuk pasar daerah masih bersifat manual. “Biasanya petugas pasar keliling ke pedagang untuk menarik karcis retribusi,” terangnya.

Sehingga, meskipun rutin ditarik setiap hari, minggu, atau bulanan, biasanya data baru masuk jika sudah direkap setiap pasarnya. Cara itu dinilai kurang efektif. Terlebih, sulit melihat transparansi lantaran tidak bisa melihat data per pedagang dan live per harian.

Akhir tahun ini, Disperindag bakal menerapkan e-retribusi untuk pembayaran retribusi pasar daerah. Targetnya, November mendatang mulai diberlakukan di Pasar Gempol.

“Pilihan Pasar Gempol ini lantaran kondisi pasar sudah direvitalisasi. Termasuk petugas pasar siap dan data pedagang sudah valid,” terangnya.

Nantinya, setiap pedagang akan mempunyai kartu e-retribusi. Sehingga, pedagang dapat membayar secara online pada mesin Electronic Data Capture (EDC) di kantor pasar dan titik tertentu di pasar.

Rencananya, baru 1 pasar yang diuji coba menerapkan sistem ini. Yakni di Pasar Gempol. “Total pasar daerah ada 14 pasar. Nantinya, bertahap kami akan berlakukan e-retribusi. Namun, untuk data pedagang harus valid dulu agar aplikasi e-retribusi ini bisa maksimal,” ujarnya. (eka/mie)