Polisi Periksa Dua Saksi untuk Selidiki Kasus Penganiayaan di Gending

GENDING, Radar Bromo – Polsek Gending terus melakukan penyelidikan kasus penganiayaan yang menimpa warga Patokan, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo pada Senin (2/9) lalu. Hingga Selasa (10/9), pihak kepolisian belum memastikan tersangka dalam kasus itu.

AKP Ohim, Kapoksek Gending mengatakan, pihaknya sejauh ini telah memeriksa dua orang saksi dalam kasus itu. Dari dua saksi itu, pihaknya belum menemukan kejelasan untuk menentukan tersangka.

“Belum ada tersangkanya. Ini masih dua saksi yang kami beriksa,” ujarnya saat dikonfirmasi. Namun kapolsek tak menyebutkan, siapa dua saksi yang sudah diperiksa tersebut.

Pihaknya sendiri belum meminta keterangan yang bersangkutan yaitu Oka Hadi Siswanto. Namun, ia pernah dipanggil ke Polsek untuk ditunjukkan para pekerja proyek jalan nasional yang diduga melakukan penganiayaan terhadapnya. Hasilnya, korban tidak tahu siapa yang melakukan penganiayaan.

“Sudah kami tunjukkan. Ada delapan orang yang kami tunjukkan. Tetapi, korbannya sendiri tidak mengenali siapa yang telah melakukan pengeroyokan,” ungkapnya.

Meski begitu, Ohim berencana melakukan pemanggilan terhadap pekerja yang diduga melakukan pemukulan. Mereka akan dimintai keterangan satu persatu. “Kalau langsung banyak, mungkin takut ya korbannya. Jadi nanti satu-satu akan kami panggil,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Oka Hadi Siswanto, 31, warga Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo Senin (2/9) lalu, dipukul oleh sekitar 10 orang pekerja proyek pelebaran jalan nasional di Jalan Raya Desa Curahsawo, Kecamatan Gending. Tak terima, korban pun melaporkan masalah ini ke Polsek Gending.

Polisi langsung memanggil sejumlah pekerja proyek ini ke mapolsek. Namun, di antaranya mereka tidak ada yang mengakui telah memukul korban. (sid/fun)